Kodam Kasuari Segera Miliki Pura, Dibangun Bersebelahan Masjid dan Gereja

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, memimpin acara peletakan batu pertama pembangunan Pura Kodam Kasuari di kompleks Kodam Kasuari, Arfai, Papua Barat, Jumat (15/10/2021).

Pura yang akan diberi nama Ksatria Shanti Bhuana itu nantinya untuk mewadahi prajurit khususnya yang beragama Hindu di lingkungan Kodam Kasuari dan sebagai pusat kegiatan keagamaan bagi umat Hindu di sekitarnya.

Secara utuh nama itu bermakna ksatria berarti kita sebagai prajurit, shanti berarti kedamaian, dan bhuana berarti dunia. Berarti prajurit yang berjuang untuk mewujudkan kedamaian dunia.

Baca juga:  Kunker Wapres Ma’ruf Amin ke Papua Barat, Irdam Kasuari Ingatkan Insiden Masa Lalu Jangan Terulang

Pangdam menuturkan, terkait dengan pemberian nama pura tersebut sempat banyak berdiskusi dan memohon kepada Tuhan. “Nama ini terinspirasi dari sesanti Kodam Kasuari yaitu patriot pembela takyat di mana patriot itu adalah seorang ksatria, kumpulan orang-orang yang membela negara, patriot adalah orang-orang yang berjuang untuk negara dan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, membuat tempat ibadah adalah singgasananya Tuhan, yang digunakan untuk menyembah dan memohon sehingga tempat ibadah agama apapun perlu difasilitasi di Kodam.

Selama ini Kodam Kasuari telah memiliki sarana rumah ibadah seperti masjid dan gereja, sedangkan rumah ibadah untuk umat Hindu belum ada sehingga perlu dibangunnya pura ini.

Baca juga:  Pangdam Kasuari: Prajurit Yonif RK 762/VYS Jangan Mengeluh Ditempatkan di Papua

“Semoga pembangunan pura ini dapat bermanfaat bagi prajurit yang beragama Hindu karena memang selama ini kita sembahyang cukup jauh, sekali lagi terima kasih atas doa dan kerja samanya sehingga pembangunan Pura ini dapat diwujudkan,” kata Pangdam.

Uniknya, pura ini dibangun bersebelahan dengan tempat ibadah agama lain sebagai wujud kerukunan umat beragama dan sebagai identitas keberagaman bangsa Indonesia.

Baca juga:  Buka Musda MUI, Dominggus Ajak Para Ulama Rawat Kerukunan

“Toleransi umat beragama harus terus ditingkatkan, saling menghormati dan menghargai adalah suatu hal yang mutlak di negeri yang kita cintai termasuk di lingkungan Kodam Kasuari,” pungkas Pangdam.

Peletakan batu juga diawali dengan ritual Pangeruak atau Ngeruwak Bhuwana yaitu upacara yang dilaksanakan sebelum mulai pengerjaan bangunan baru, sebagai permohonan kehadapan para bhuta kala agar mereka tidak mengganggu.

Ikut dalam kegiatan ini Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Djoko Andoko dan para pejabat Kodam XVIII/Kasuari dan warga umat Hindu yang berada di Manokwari. (*)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...