Usut Proyek Jalan Rp18 M, Kejari Kaimana Libatkan Tim Ahli Poltek

Published on

KAIMANA, Linkpapua.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaimana tengah menangani kasus dugaan korupsi pembangunan Jalan Kambala Tairi, Distrik Buruway, Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Proyek ini menelan Rp18,8 miliar.

Proyek jalan Kambala Tairi di Distrik Buruway dikerjakan oleh PT Cipta Satria Kencana. Pengawas oleh PT Arcansiq Dwitama. Sedang Konsultan Perencanaan oleh PT Portal Eginerring dan PT Mandiri Cakti Konsultan.

Proyek ini berdurasi 3 periode. Masing-masing tahun 2017, 2019, dan 2020. Kejari mengendus adanya dugaan penyimpangan sejak 2021. Surat perintah dimulainya penyelidikan akhirnya terbit pada 11 Januari 2022.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat akan Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Wahyudi Eko Husodo melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Willy Alter mengatakan, berdasarkan pendalaman, sprindik diterbitkan pada 11 Januari. Setelah itu ditindaklanjuti dengan pemantauan lokasi proyek.

“Berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan tertanggal 11 Januari 2022 tentang penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan jalan Kambala Tairi Distrik Buruway Kabupaten Kaimana. Proyek ini di bawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kaimana,” kata Willy, Jumat (14/1/2022).

Baca juga:  Mugiyono : Kami akan Layani semua Rakyat Manokwari

Dikatakannya, berdasarkan sprindik, pihaknya bersama ahli mendatangi lokasi proyek dengan menggunakan speed boat. Yakni tenaga ahli dari Politeknik Negeri Ambon.

“Lokasi penyelidikan jarak tempuhnya kurang lebih selama 2 jam perjalanan dengan menggunakan speed boat. Kami bersama ahli yang didatangkan dari Politeknik Negeri Ambon untuk melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan. Di sana kami mendapatkan data-data yang diharapkan dapat menunjang kegiatan penyelidikan yang dilakukan oleh jaksa penyelidik” ungkap Willy.

Baca juga:  Dana Saksi tak Dibayar, Bendahara PDIP Kaimana Diadukan ke Polres-Kejari

Menurut Willy, pemantauan ke lokasi untuk melengkapi alat bukti yang dibutuhkan guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Setelah dari lokasi, kami kemudian telah melaporkan hasilnya kepada Pak Kajari, beliau memberikan apresiasi kepada Tim Jaksa,” tuturnya.

Willy berharap dengan adanya kegiatan penyelidikan ini dapat segera menuntaskan kasus ini. Ia berjanji memberi prioritas pada kasus ini. (LP2/Red)

Latest articles

Jelang Pesparani Papua Barat di Teluk Bintuni, Persiapan Penginapan Capai 95...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara memastikan kesiapan lokasi penginapan bagi para kontingen yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara...

More like this

Hery Wonda Terjatuh dari KM Gunung Dempo, Operasi SAR Digelar di Teluk Cenderawasih

MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari melalui Unit Siaga SAR (USS) Teluk...

Implementasikan Perda Pendidikan Gratis, Pemkab Manokwari Larang Sekolah Negeri Pungut Biaya

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan seluruh sekolah negeri di wilayahnya dilarang memungut biaya apa...

DPRK Manokwari Terima Kunjungan Komisi III DPRD Kota Manado, Bahas Infrastruktur

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari Rabu (24/6/2026)menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kota Manado dalam...