28.1 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.1 C
Manokwari
More

    Respons DPR PB Usai Kontak Senjata di Maybrat: Harus Dihentikan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – DPR Papua Barat menyayangkan insiden kontak senjata yang menyebabkan gugurnya satu anggota TNI di Maybrat, pagi tadi. Peristiwa berdarah itu dinilai telah mencederai upaya damai di Papua Barat.

    “Kejadian kali kedua ini tentu disayangkan terjadi. Insiden itu bukan kita inginkan bersama karena dapat mengganggu pembangunan di sana. Ini harus dihentikan. Apa pun motifnya jangan sampai terulang kembali karena kejadiannya berdekatan tahun lalu,” ujar Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPR Papua Barat George K Dedaida, Kamis (20/1/2022).

    Baca juga:  Pansus DPRPB Temukan Data LKPJ 2024 Tak Sesuai, Akan Disinkronkan dengan TAPD

    Menurut Dedaida, insiden ini seharusnya tidak perlu terjadi. Kelompok-kelompok yang merasa tidak puas dengan berbagai kebijakan pemerintah bisa menempuh jalur jalur diplomasi yang telah diatur.

    Bukan dengan melakukan penyerangan yang menyebabkan korban jiwa. Dedaida mengaku sangat menyesalkan peristiwa itu.

    “Maybrat adalah tanah yang diberkati dan menjadi berkat bagi Papua Barat. Kita harusnya menjaga kedamaian di sana dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kejadian seperti ini mengganggu stabilitas keamanan. Dan selalu masyarakat yang paling dirugikan,” ketusnya.

    Baca juga:  Saleh Seknun Soal Pemalsuan Dokumen Honorer: Usut Sampai Tuntas!

    Dalam kontak tembak pagi tadi, satu anggota Batalyon Zeni Tempur Pawbili Pelle Alang (Yon Zipur 20/PPA) gugur. Tiga lainnya juga dilaporkan tertembak dan mengalami luka parah.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan, anggota TNI yang gugur adalah Serda Miskel. Ia mengalami luka tembak di perut bagian kanan.

    Baca juga:  Mentan SYL Dijadwalkan Tanam Padi di Manokwari

    Sementara 3 lainnya yang terluka para yakni Serda Darusman yang tertembak di bagian lengan kiri, Prada Aziz terkena luka tembak di tangan kanan serta Prada Abraham yang menderita 3 luka tembak di bagian paha kanan, pundak kanan dan lengan bagian kiri.

    Saat ini anggota TNI yang mengalami luka tembak langsung dibawa ke Kota Sorong untuk mendapat perawatan lebih lanjut. (LP3/Red)

    Latest articles

    Simposium Flora Malesiana, Masyarakat Adat Disebut Kunci Jaga Iklim di Papua

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Masyarakat adat memiliki peran paling strategis sebagai garda terdepan dalam melindungi benteng hijau terakhir di tanah Papua dari ancaman perubahan iklim....

    More like this

    Simposium Flora Malesiana, Masyarakat Adat Disebut Kunci Jaga Iklim di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Masyarakat adat memiliki peran paling strategis sebagai garda terdepan dalam melindungi...

    16 Negara Ikuti Simposium Flora Malesiana di Manokwari, Bahas Solusi Iklim-Pangan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12 dan Konferensi Solusi Iklim Berbasis Alam...

    Gubernur Papua Barat Bicara Solusi Iklim Berbasis Alam di Simposium Flora Malesiana

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mewanti-wanti agar pembangunan daerah tidak mengabaikan...