26 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26 C
Manokwari
More

    Pemda Tambrauw-Unipa Bangun Kerja Sama, Selamatkan Hutan Konservasi

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Tambrauw melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Papua (Unipa), Senin (24/1/2022). Kerja sama ini menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Tambrauw.

    Dalam klausul kerja sama disepakati, nantinya akan dibuka program studi D III konservasi sumber daya hutan kelas Tambrauw. Unipa akan menjadi leading sector pembentukan SDM.

    Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Tambrauw Gabriel Assem, Kepala Disdikpora Yosep Yewen, dan Wakil Rektor Unipa Sepus Fatem. Hadir pula Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) Unipa Jonni Marwa.

    Baca juga:  Prof Hugo Warami; Dari Rektor hingga Raih Gelar Akademik Tertinggi

    Gabriel Assem mengungkapkan pihaknya terus berupaya melakukan pengembangan SDM. Melibatkan perguruan tinggi adalah salah satu pendekatan konkret.

    “Salah satu visi kami adalah meningkatkan kualitas SDM Tambrauw yang beretika. Tambrauw awalnya sebagai daerah yang terpinggirkan karena kita membangun semua dari nol. Perlahan kita membuka akses infrastruktur karena itu merupakan penggerak ekonomi. Di usia Tambrauw yang 13 tahun kita terus meningkatkan SDM kita, termasuk juga IPM,” jelasnya.

    Baca juga:  Unipa Wisuda 428 Lulusan, 27 Orang Raih Cumlaude

    Dengan berbagai potensi, kata Gabriel Assem, Tambrauw membangun kerja sama dengan perguruan tinggi. Sebagai daerah konservasi, maka sumber daya alam (SDA) yang dimiliki harus tetap terjaga.

    “Dan kita butuh sumber daya manusia yang andal untuk menjaga potensi kehutanan kita,” katanya.

    Dekan Fahutan Unipa Jonni Marwa mengatakan, kerja sama dengan Pemda Tambrauw sebagai bagian dari melaksanakan motto Unipa yaitu ilmu untuk kemanusiaan.

    “Unipa mendukung pembangunan SDM di Tanah Papua. Fahutan juga terlibat dalam pembangunan Tambrauw sebagai daerah konservasi,” ujarnya.

    Baca juga:  Inspiratif! LPPM Unipa ‘Sulap’ Minyak Goreng Bekas Jadi Solar

    Dengan banyak potensi di Tambrauw yang luar biasa memerlukan ahli madya yang punya kualifikasi, termasuk di bidang konservasi ini. Kata Jonni, setelah penandatanganan kerja sama maka selanjutnya akan disosialisasikan di Tambrauw agar anak-anak yang baru lulus SMA atau SMK bisa masuk jurusan DIII konservasi.

    Pemda Tambrauw dalam mendukung program studi bagi kelas Tambrauw tersebut sudah menyediakan fasilitas pendukung. Selain itu dalam APBD 2022, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar. (LP3/Red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Sepekan Pasca Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

    JAKARTA, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan arus balik Angkutan Lebaran...

    Wakapolda Papua Barat Hadiri Wisuda UNCRI, Wujud Dukungan dalam Pengembangan SDM

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah,...

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...