Deklarasi Janji Kinerja, Kemenkuham Papua Barat Komitmen Jaga Integritas

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua Barat menandatangani deklarasi janji kinerja 2022, Kamis (27/1/2022). Ini adalah deklarasi bersama untuk menjaga integritas.

Kegiatan ini disaksikan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Manokwari Provinsi Papua Barat Piet Bukorsyom secara virtual. Turut hadir Kepala Rutan Kelas II B Bintuni Julio Da Costa, Wakil Bupati Matret Kokop, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar, Kasi Pidum Kejari Teluk Bintuni Boston Siahaan dan Kepala Inspektorat Kabupaten Teluk Bintuni Richard Talakua.

Piet menyampaikan, deklarasi kinerja merupakan mandat untuk menjalankan seluruh mandatori. Ia menyampaikan, Kemenkumham diberi mandat untuk melaksanakan 4 (empat) program utama dan dari 7 prioritas nasional. Kemenkumham diberi mandat 3 (tiga) prioritas nasional.

“Tiga mandat yakni Peningkatan SDM Berkualitas dan Berdaya Saing, Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan, serta ketiga memperkuat stabilitas Polhukhankam dan Transformasi Pelayanan Publik,” terang Piet.

Menurutnya, untuk memastikan agar program-program dan prioritas nasional terealisasi dengan baik sesuai target yang telah ditetapkan, maka deklarasi Janji kinerja inilah yang menjadi patokannya. Deklarasi bertujuan mengukuhkan komitmen seluruh pegawai untuk bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Baca juga:  Jaringan Damai Papua Minta Jokowi Hentikan Operasi Militer Pasca Pembunuhan 4 Prajurit TNI

“Penandatanganan perjanjian kinerja, bertujuan sebagai alat kendali kinerja secara berjenjang guna memastikan seluruh sasaran dan target dapat tercapai dengan baik dan berkualitas,” papar Piet.

Sementara itu penandatanganan komitmen zona integritas, bertujuan untuk mengimplementasikan 8 (delapan) area perubahan reformasi birokrasi dalam rangka menjaga dan merawat kinerja seluruh jajaran Kemenkumham dalam bingkai integritas. Sehingga indeks RB meningkat yang ditandai dengan kualitas kuantitas WBK/WBBM meningkat.

Pada kesempatan ini, turut dicanangkan juga “Tahun 2022 Sebagai Tahun Hak Cipta Nasional” sekaligus diluncurkan “Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP Hak Cipta/POPHC)”. POPHC ini sebagai tindak lanjut kebijakan Presiden RI dalam rangka kebangkitan ekonomi nasional.

Di samping itu kata Piet, juga mendorong kemajuan llmu pengetahuan, seni, dan sastra di Indonesia sehingga sejajar dengan bangsa-bangsa di dunia.

8 Sasaran Strategis Kemenkuham

Tahun ini Kemenkuham mempunyai 8 (delapan) sasaran strategis dengan 21 ukuran keberhasilan yang diperjanjikan serta 126 target kinerja. Ini merupakan turunan dari perjanjian kinerja, 87 target terdapat di tingkat pusat dan 39 target di wilayah.

Baca juga:  Kedua Kali Waterpauw Disambut Tarian Adat sebagai Pj Gubernur Papua Barat

8 sasaran strategis itu di antaranya

1. Sehat jasmani dan rohani melalui pola hidup sehat, disiplin menerapkan Prokes, intens olah raga, berfikir dan bertindak positif, yang paling utama serta tidak boleh terlupakan yaitu bermohon dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar senantiasa diberikan berkat dan perlindungan-Nya.

2. Laksanakan Janji Kinerja yang telah dideklarasikan bersama, capailah target kinerja yang telah ditentukan dengan baik dan tepat sasaran. Perencanaan yang baik didasari komitmen, konsistensi serta kerja keras tidak akan pernah menghianati hasil.

3. Pedomani kebijakan yang telah digariskan Presiden RI, kebijakan Saya selaku Menkumham serta Rencana Kerja yang ada, dengan memperhatikan output outcome, timelinenya, patuhi rencana penyerapan anggaran dan realisasi hasilnya.

4. Para Pimti Madya beserta seluruh jajaran Kemenkumham diharapkan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, serta hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan tidak ada penyimpangan “Zero Mistake”.

Baca juga:  Pasar Sanggeng dan Wosi Jadi Perhatian Tim Percepatan Pembangunan Manokwari

5. Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif (PASTI) serta Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK) adalah Tata Nilai yang harus dipahami dan diimplementasikan dengan Langkah nyata di lapangan, bukan hanya sekedar jargon belaka.

6. Kesiapan menghadapi situasi kedaruratan (unpredictable) melalui penyusunan rencana dan langkah-langkah kontijensi dalam rangka antisipasi dan mitigasi terhadap faktor resiko pelaksanaan Tusi dan menyikapi perkembangan situasi terkini seperti bencana alam, perubahan cuaca ekstrim, peristiwa menonjol, dsbnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Bintuni Juliao D Costa mengatakan dalam rangka mewujudkan Kemenkumham semakin pasti dan berakhlak menuju indonesia maju, pihaknya berjanji menjaga kesehatan sehingga dapat berkinerja secara produktif.

“Kami komitmen melaksanakan perjanjian kinerja secara berkualitas dan akuntabel, menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi sedini mungkin untuk meminilisasi risiko,” katanya.

Ia yakin seluruh pegawai akan melaksanakan komitmen ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab. (LP5/Red)

Latest articles

Menag Ajak Peserta Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat Peduli Lingkungan

0
JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, untuk peduli...

More like this

Pengambilan Sumpah PNS di Kemenkum Papua Barat, Kakanwil Ingatkan Pentingnya Integritas

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat, Sahata Marlen Situngkir, memimpin...

Lulus 100 Persen, Siswa MI Ibnu Khaldun Manokwari Tampilkan Atraksi Saat Perpisahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ibnu Khaldun, Kampung Makassar, Kabupaten Manokwari, Papua Barat,...

Berkaca 1 Abad Kijne, Pemkab Teluk Wondama Pede Sinode GKI 2027 Berjalan Sukses

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama menyatakan siap menjadi tuan rumah Sidang...