Dinas Ketahanan Pangan Akui Pangan Lokal Papua Barat Terkendala Pemasaran

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Provinsi Papua Barat sesungguhnya punya kekayaan sumber daya alam (SDA) melimpah, termasuk pangan. Tiap kabupaten/kota punya produk unggulannya masing-masing. Hanya, potensi itu terkendala di pemasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua barat, Lasarus Ullo, pun mengakui itu. Menurutnya, hingga saat ini pasar masih menjadi kendala pangan lokal di Bumi Kasuari yang kini tengah dikembangkan.

Baca juga:  Gubernur Lepas 261 Anggota Kontingen Papua Barat, Doakan Raih Prestasi Terbaik di Pesparawi Nasional XIV

Menurut Lasarus, pasar merupakan masalah utama pangan lokal. Makanya, saat ini lahan tidur diminta untuk dikelola demi meningkatkan pangan lokal dalam menghadapi krisis pada masa pandemi Covid-19.

“Perlu ada inovasi dalam memasarkan pangan lokal. Misalnya, yang biasa keladi direbus bisa dipasarkan dengan dibuat keripik sehingga produk lokal yang sebelumnya tidak diminati masyarakat bisa menjadi kesukaan masyarakat,” kata Lasarus kepada wartawan, Jumat (1/7/2022)

Baca juga:  Dominggus Lantik Majelis TP-TGR dan Kode Etik Papua Barat, Soroti Penyelesaian Kerugian Daerah

Kata Lasarus, kabupaten/kota di Papua Barat masing-masing memiliki produk lokal unggulan. Misalnya, di Fakfak ada pala, Manokwari Selatan kaya akan pisang, keladi, hingga cokelat, serta keunggulan di daerah lainnya.

Namun, produk lokal ini, kata dia, belum bisa menembus pasaran. Hal ini karena masih minimnya industri yang mengolah pangan lokal ini. Selain masalah utama soal pemasaran, persoalan lain yang mendasar untuk masyarakat, yakni transportasi dan listrik.

Baca juga:  Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

“Transportasi ini sampai saat ini juga menjadi kendala. Listrik juga menjadi kendala karena masyarakat tidak bisa mengawetkan makanan lokal menggunakan pendingin,” ungkapnya. (LP9/Red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...

Waktu Efektif Tinggal 2 Bulan, DPRP Papua Barat Kejar Finalisasi Regulasi dan APBD 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sejumlah agenda legislasi...