KUPA-PPAS Papua Barat Disepakati 8,2 Triliun Lebih

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2022 sebesar Rp8.231.270.054.516.

Penandatanganan nota kesepakatan pada rapat paripurna yang digelar DPR Papua Barat di salah satu hotel di Manokwari, Selasa (27/9/2022) malam, ini telah melalui pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPR Papua Barat dan TAPD.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan, Gelar Rakornas 17 Maret

Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, menjelaskan pendapatan daerah yang meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah berdasarkan kebijakan pendapatan daerah sebesar Rp7.118.831.589.214.

Baca juga:  Tim Pra-PON Papua Barat Targetkan Laga Uji Coba Lawan Klub Liga 2

“Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp577.736.146.454. Pendapatan transfer sebesar Rp6.539.428.562.760 dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp1.666.880.000,” ungkapnya.

Untuk rencana belanja Papua Barat pada perubahan tahun ini sebesar Rp8.231.270.054.516. Belanja tersebut terdiri atas belanja operasi sebesar Rp3.946.357.838.149. Belanja modal sebesar Rp2.272.227.595.984. Lalu, belanja tidak terduga sebesar Rp60.211.559.669 dan belanja transfer sebesar Rp1.952.473.060.750.

Baca juga:  DPD RI- Pemprov PB Bahas Mekanisme Seleksi Anggota DPR Jalur Pengangkatan

Sementara, pembiayaan daerah penerimaan pembiayaan berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.112.438.465.302 dengan pengeluaran pembiayaan nihil. (LP9/Red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...

Waktu Efektif Tinggal 2 Bulan, DPRP Papua Barat Kejar Finalisasi Regulasi dan APBD 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sejumlah agenda legislasi...