26.6 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
26.6 C
Manokwari
More

    Sempat Palang Jalur Trans-Papua Barat, Puluhan Casis Akhirnya Bersedia Dialog

    Published on

    MANSEL, linkpapua.com- Sejumlah calon siswa yang gugur pada seleksi tamtama TNI AD jalur Otsus, memblokade jalan trans-Papua Barat, Senin (7/11/2022). Namun aksi itu berhasil direkam setelah dilakukan upaya dialog.

    Para casis mengaku tidak akan mengulangi aksi tersebut. Mereka berjanji lebih fokus pada persiapan menyambut tes penerimaan anggota TNI AD berikutnya.

    Hal ini disampaikan Komandan Koramil Ransiki Letda Inf Jamaluddin usai melakukan negosiasi dengan para pengunjuk rasa. Danramil mengapresiasi sikap mereka yang cukup kooperatif saat diajak untuk menyelesaikan persoalan lewat upaya persuasif.

    Baca juga:  Kabar Baik! Sebentar Lagi Pengurusan SIM Bisa Dilakukan di Polres Mansel

    “Tadi sudah kita selesaikan dan mereka mengaku akan lebih fokus pada persiapan diri untuk menyambut tes-tes berikutnya,” kata Danramil, Senin (7/11/2022).

    Sesuai dengan data yang diterima media, aksi pemalangan tersebut dilakukan sekitar pukul 13.10 WIT. Aksi tersebut berlangsung tidak lama sebab pihak TNI dan Polri memberikan respons yang cukup cepat dengan cara menawarkan ruang diskusi kepada pelaku pemalangan.

    Mendengar tawaran diskusi, para pelaku akhirnya setuju untuk membuka palang kemudian bergeser ke kantor Koramil untuk mendengarkan penjelasan. Pembukaan palang dilakukan oleh anggota TNI dan Polri dibantu oleh warga.

    Baca juga:  Panen Raya di Waraitama, Pemkab Bintuni Target Buka 100 Hektare Lahan Sawah Baru

    “Jadi teman-teman dari Polres juga ikut membantu, ada Kasat Intelnya, dari Reskrim dan juga dari Polsek, bahkan sebagian warga juga ikut membuka palang,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Danramil menyampaikan bahwa jumlah pendaftar Casis Catam TNI AD tahun 2022 Afirmasi Otsus sebanyak 60 orang. Sementara kuota untuk Mansel hanya 19 orang. Sedikitnya 41 orang otomatis harus tereliminasi.

    “Dan kami jelaskan bahwa mereka yang masih gagal ini akan terus kita dampingi untuk mempersiapkan diri dengan baik agar kembali mendaftar pada tes berikutnya. Harapannya agar mereka tidak lagi melakukan aksi-aksi yang kemudian akan mencoreng nama mereka karena itu akan berpengaruh,” terang Jamaluddin.

    Baca juga:  Pimpin Upacara Penutupan Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Afirmasi Otsus, Ini Pesan Kapolres Mansel

    Dialog akhirnya membuahkan hasil. Para casis yang gugur mengaku bisa menerima keputusan itu.

    Mereka berjanji tidak akan mengulangi aksi serupa. Dan kemudian akan berupaya lebih keras untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi berikutnya.

    “Kami juga minta agar tidak lagi merasa kecewa karena yang lulus 19 orang ini adalah putra-putri asli Manokwari Selatan juga,” tutup Danramil. (LP6/red)

    Latest articles

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi perempuan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) II Perkumpulan Wanita Kristen Indonesia...

    More like this

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...