Target Stunting Turun Jadi 14 Persen di 2024, Ini Langkah Pemkab Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kabupaten Manokwari melaksanakan sosialisasi Kelompok Kerja (Pokja) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Distrik Manokwari Selatan, Jumat (20/1/2023).

Wakil Bupati (Wabup) Manokwari, Edi Budoyo, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari berkomitmen mewujudkan Manokwari bebas stunting. Dia menyebut bahwa penurunan stunting sudah menjadi agenda nasional.

Baca juga:  Bupati Manokwari Serahkan STTP 570 CPNS Formasi 2018

“Faktor penting dalam pelaksanaan program penurunan stunting adalah data yang menjadi rujukan. Komitmen pemda bersama stakeholders lainnya bersama menangani permasalahan stunting,” ujar Edi.

Edi mengajak kepada orang tua untuk mempersiapkan pertumbuhannya anak sejak dini. “Saat ini angka stunting di Manokwari sekitar 22 persen dari jumlah penduduk. Kita upayakan agar di tahun 2024 mendatang menurun hingga 14 persen. Untuk mewujudkan itu pemda tidak bisa sendiri,” katanya.

Baca juga:  Pemkab Raja Ampat Pastikan Anggaran Asrama Mahasiswa Tersalur Rp50 Juta per Tahun

Dia juga mengimbau agar petugas puskesmas dan kader posyandu dapat melaksanakan pendataan balita stunting. Sejumlah aspek ditengarai menjadi penyebab masih tingginya angka stunting di Manokwari, seperti faktor lingkungan, faktor, hingga geografis.

Baca juga:  Komitmen Bupati Manokwari Perangi Korupsi Sampai ke Kampung

Sementara, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera DPPPAKB Manokwari, Martha Maria Pattipelohy, mengatakan untuk Distrik Manokwari Selatan terdapat 43 balita berisiko stunting yang 20 di antaranya dalam pengawasan.

“Percepatan penurunan stunting memerlukan keterlibatan seluruh stakeholders. Pemda sudah membentuk tim di tingkat distrik dan kampung untuk melakukan pengawasan tersebut,” ujarnya. (LP3/Red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Patrick Meyer Dorong Penguatan Anggaran Perumda Minyei Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota Komisi II DPRK Manokwari Patrick Y. Meyer mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan...

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras Terobos Razia

MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan...