28.7 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
28.7 C
Manokwari
More

    Pansus DPRD Manokwari Pertanyakan Kesiapan Faskar, Ini Jawaban Pemda

    Published on

    Manokwari, Linkpapuabarat.com – Ketua panitia khusus (Pansus) Corona Virus Disease (Covid-19) DPRD Manokwari, Romer Tapilatu  mempertanyakan kesiapan sejumlah fasilitas karantina (Faskar) yang disiapkan Pemda untuk karantina terpusat.

    Pasalnya sejumlah tempat yang akan dijadikan faskar belum terlihat persiapannya. Hal ini berbanding terbalik dengan angka konfirmasi pasien positif Covid-19 di Manokwari yang terus meningkat.

    “Bupati sudah menyampaikan ada beberapa tempat yang akan dijadikan sebagai faskar, tetapi sampai saat ini belum ada langkah-langkah yang dilakukan untuk menyiapkan itu. Ini penting agar jika ada pasien yang telah dinyatakan positif bisa langsung dirawat disana,”ungkap Romer Rabu (4/11/2020),  di kantor DPRD Manokwari.

    Baca juga:  Pilkada Manokwari : Hanya 1 Pasangan Bakal Calon Perseorangan yang Serahkan Berkas Pendaftaran ke KPU

    Diungkapkan oleh politisi PKPI itu, karantina mandiri tidak efektif untuk mencegah penularan covid-19.

    “Karantina mandiri untuk pasien yang positif covid tidak efektif. Siapa yang menjamin mereka tidak melakukan kontak dengan orang lain, sehingga harus karantina terpusat. Untuk karantina terpusat itu harus disiapkan fasilitasnya. Saya dapat informasi banyak pasien yang positif covid melakukan karantina mandiri. Kita belum tahu kendalanya apa sehingga belum disiapkan,” tambah Romer Tapilatu.

    Baca juga:  Di Sidey dan Manokwari Timur HEBO unggul

    Sejumlah faslitas yang disiapkan sebagai faskar oleh Pemda Manokwari, seperti Balai Koperasi dan UMKM milik Dinas Perdagangan Papua Barat, rusunawa UNIPA Amban dan di Prafi. Pansus  sendiri dalam waktu dekat berencana akan melihat langsung kondisi tempat-tempat tersebut.

    Terpisah, Ketua Harian Satgas Covid-19 Manokwari, Wanto menjelaskan faskar yang menggunakan Balai Pelatihan Koperasi Papua Barat tengah dipersiapkan fasilitas pendukungnya.

    Baca juga:  DPRD Manokwari Segera Tetapkan Enam Raperda, Ini Rinciannya

    “Pembuatan pagar faskar di diklat koperasi prosesnya sudah 90 persen. Tinggal posko dan fasilitas penunjang lainnya. Kalau yang rencana faskar di distrik Manokwari Utara ditolak warga. Kalau yang rusunawa UNIPA, saya malah tidak tahu,” singkat Wanto Kamis (5/11/2020).

    Wanto menambahkan, untuk fasilitas karantina di dataran Warmare, Prafi, Masni dan Sidey akan menggunakan RS Pratama Warmare.(LPB3/red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...

    Semarak Idulfitri 1447 H, Bupati Manokwari Lepas Takbir Keliling

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou bersama Wakil Bupati Manokwari Mugiyono dan Sekda Papua Barat...