Operasi Ketupat Dimulai Besok, Tim Gabungan Papua Barat-PBD Libatkan 1.300 Personel

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Menjelang Lebaran Idul Fitri, pemerintah dan aparat keamanan di Papua Barat menggelar apel gelar pasukan di halaman Markas Poda, Senin (17/4/2023). Apel dipimpin Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel T Monang Silitonga.

Apel juga diikuti personel gabungan TNI Polri, Basarnas, BPBD dan Satuan Polisi Pamong Praja Papua Barat. Kapolda menyampaikan beberapa pesan kamtibmas.

“Polri dan seluruh stakeholder akan melaksanakan Operasi Ketupat selama 14 hari. Operasi Ketupat dimulai 18 April sampai dengan 1 Mei 2023. Operasi ini diawali dengan KRYD sejak 10 April hingga 16 April 2023,” kata Daniel.

Baca juga:  Vaksinasi di Papua Barat Baru 47%, Kapolda Minta Dikebut Dalam Sepekan

Operasi ini melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri Polri, TNI, Kementerian perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP Badan Penanggulangan Bencana nasional.

“Di Papua Barat dan Papua Barat Daya melibatkan sebanyak 1.300 lebih personel gabungan tetapi tidak menutup kemungkinan seluruh anggota Polri dan TNI serta kementerian dan lembaga lain termasuk Pramuka,” kata Kapolda.

Kapolda menyebut berdasarkan laporan yang diterima, presentasi kenaikan pemudik di Provinsi Papua Barat tahun 2023 mencapai 25 hingga 30 persen. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga:  Mutasi Polda Papua Barat, 1 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Berganti Jabatan

“Sedangkan presentasi kenaikan pemudik di Papua Barat Daya tahun ini lebih meningkat, mencapai 40 persen dari biasanya, terutama di bandara dan pelabuhan laut serta terminal angkutan antar kabupaten, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak Jumat pekan kemarin,” jelas Kapolda.

Kapolda mengaku Operasi Ketupat kali ini pihaknya tidak membuat pos-pos pengamanan secara khusus.

“Tetapi di jalur-jalur tertentu kita lakukan pos pengamanan terpadu seperti pelabuhan dengan bandara dan terminal, tetapi pos pos tertentu kita memanfaatkan pos yang sudah permanen,” jelasnya.

Kapolda mengimbau bagi pemudik di dua wilayah ini, sebelum melakukan mudik perlu memastikan keadaan rumahnya sudah aman atau terkunci dengan baik lalu laporkan kepada RT/RW bahwa sedang mudik. kemudian bagi pemudik yang menggunakan jasa kapal atau pesawat udara harus memastikan tiket.

Baca juga:  Wakapolda Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polda Papua Barat

Sementara Kepala Cabang PT Pelni Manokwari Yusuf, secara terpisah mengatakan, pihaknya menyediakan 5 Armada kapal Pelni untuk mengangkut pemudik dari Manokwari tujuan wilayah barat.

“Sebanyak 5 Armada kapal kita siapkan, sebab tahun ini target pemudik mencapai 27 persen dari Manokwari,” kata Kepala Cabang Pelni Manokwari Yusuf SE. (LP2/red)

Latest articles

Karhutla Papua Barat Naik Status Jadi Waspada, 3.317,56 Hektare Areal Terdampak

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga menjadi waspada. Data aplikasi SiPongi+ mencatat...

More like this

Karhutla Papua Barat Naik Status Jadi Waspada, 3.317,56 Hektare Areal Terdampak

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan...

Maju Sebagai Calon Ketum KONI Papua Barat, Mola Resmi Kembalikan Berkas Pencalonan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Berkas Pendaftaran bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua...

Lakotani Kembalikan Formulir Calon Ketua KONI Papua Barat, 23 Cabor-4 Pengkab Dukung

MANOKWARI, LinkPapua.id – Mohamad Lakotani (Mola) resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon ketua Komite...