Wakil Bupati Teluk Bintuni Instruksikan OPD Aktif Jalankan Program Penurunan Stunting

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Matret Kokop, menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni yang terlibat langsung dalam upaya konvergensi percepatan penurunan stunting untuk meningkatkan sinergi dan aktif terlibat dalam tim.

Salah satu program yang harus dilaksanakan adalah mendukung langkah-langkah penurunan stunting, seperti memastikan pemenuhan konsumsi gizi seimbang, percepatan perbaikan gizi anak, serta pemenuhan sanitasi dasar melalui penyusunan rencana kegiatan dan anggaran sesuai kesepakatan.

Baca juga:  Tuding Tambahan Kuota CPNS 2018 Tidak Transparan, FKPAT Mengadu ke MRP PB

“Dengan demikian, pelaksanaan delapan aksi konvergensi untuk percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak positif dalam menurunkan prevalensi stunting,” ujar Matret saat membuka Rembuk Stunting 2023 di Kantor Bappelitbangda Teluk Bintuni, Selasa (4/7/2023).

Matret menambahkan bahwa hasil dari upaya percepatan penurunan stunting akan menjadi tolok ukur pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, yaitu mengakhiri segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030.

Ia juga menegaskan peran OPD teknis yang telah ditunjuk untuk terlibat dalam tim aksi konvergensi. Di antara OPD teknis yang terlibat dalam tim ini adalah Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Keluarga Berencana (DP2AKB), Dinas Sosial, Bappelitbangda, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, serta Dinas PUPR.

Baca juga:  Kukuhkan Anggota Paskibraka, Wabup Teluk Bintuni: Buat Bangga Tanah Sisar Matiti!

Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Christina Y. Inanosa, menyoroti OPD anggota tim teknis aksi konvergensi, yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta Dinas PUPR, yang tidak pernah terlibat secara aktif.

Baca juga:  Malaria hingga HIV/AIDS Jadi Bahasan Serius Raker Evaluasi Puskesmas Se-Teluk Bintuni

“Dalam setiap pertemuan tim aksi konvergensi, kedua OPD ini tidak pernah terlibat. Kami juga bingung bagaimana dapat berkoordinasi, padahal peran dari kedua OPD ini sangat penting dalam tim,” ungkap Christina.

Christina juga menyebutkan bahwa tugas yang harus diselesaikan Dinas Perumahan dan Dinas PUPR dalam aksi konvergensi percepatan penurunan stunting adalah menyelesaikan persoalan sarana air bersih dan rumah layak huni untuk keluarga yang berisiko stunting. (LP5/Red)

Latest articles

Kemenag Papua Barat Libatkan ASN Lintas Agama dalam Gerakan Bersih Masjid

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Papua Barat melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas agama dalam Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas)....

More like this

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Bisa Diamati di Mana Saja?

JAKARTA, LinkPapua.id – BMKG menyebut Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...