Wapres Ma’ruf Amin Sebut Dialog Persuasif Solusi Terbaik Tangani Konflik Papua

Published on

JAYAPURA, LinkPapua.com – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, menanggapi pertanyaan awak media tentang sejumlah pihak yang menilai bahwa konflik yang terjadi di beberapa wilayah Papua kerap kali disebabkan ketidakpercayaan masyarakat setempat dengan pemerintah pusat.

Wapres Ma’ruf Amin menyatakan langkah persuasif melalui dialog merupakan cara terbaik dalam mendapatkan solusi penanganan konflik.

“Saya kira kita sedang berusaha menghilangkan ketidakpercayaan itu melalui dialog dengan tokoh-tokoh agama, tokoh HAM, pegiat HAM tadi, dengan juga tokoh adat, dan berbagai pihak,” tutur Wapres dalam keterangan pers usai memimpin Rapat Koordinasi Badan Pengarah Papua Terkait Progres Kesiapan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Sentra Sarpras Pemprov di Empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua dan Kebijakan Pendukung Lainnya di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Selasa (10/10/2023).

Baca juga:  Polisi Rilis 17 DPO Penyerangan Posramil Maybrat, Ini Nama-namanya

Ia mengungkapkan selain melalui pertemuan resmi dengan pemangku kepentingan, pemerintah juga berupaya mengedepankan dialog dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Banyak hal yang di luar rapat formal ini kita lakukan beberapa hal yang bisa kita selesaikan. Juga dialog-dialog di tingkat sektoral. Jadi kegiatan-kegiatan sektoral itu kita lakukan dialog,” ungkapnya.

Baca juga:  Kunker Wapres Ma’ruf Amin ke Papua Barat, Irdam Kasuari Ingatkan Insiden Masa Lalu Jangan Terulang

Dengan demikian, kata Wapres, dialog tersebut dapat menjadi solusi terbaik untuk menemukan akar permasalahan setiap konflik dan menjembatani apa yang menjadi keinginan masyarakat Papua.

“Melalui itu kita harapkan hal-hal yang menjadi salah pengertian akan hilang. Akan terus kita lakukan itu (dialog), di mana letaknya (ketidakpercayaan). Karena yang penting apa yang menjadi keinginan masyarakat Papua itu apa,” tuturnya.

Baca juga:  Hermus Indou Lepas Tim Safari Ramadhan, Tahun ini Jangkau 10 Titik

Namun, Wapres Ma’ruf Amin menegaskan bahwa dialog dengan kelompok-kelompok yang berseberangan akan terus dilakukan sepanjang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau untuk bicara merdeka tentu tidak ada (dialog). Kalau merdeka itu harga mati. Itu bukan solusi,” pungkasnya.

Dalam keterangan pers ini, Wapres Ma’ruf didampingi Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin; Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo; Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun; dan Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk. (*/Red)

Latest articles

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan Temu Nasional (Temunas) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI). Dalam...

More like this

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam...

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...

Denny Indrayana cs Gugat Gibran di MK, Minta Presiden Ajukan 2 Wapres Baru

JAKARTA, LinkPapua.id – Denny Indrayana bersama sejumlah pihak mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...