27.5 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
27.5 C
Manokwari
More

    Pembagian Kelambu di Manokwari capai 97 persen

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com – Upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit malaria terus dilakukan. Salah satunya dengan memberikan kelambu kepada masyarakat.

    Kepala bidang Pencegahan Penanggulangan Penyalit Menular Dinas Kesehatan Manokwari, Marthen Rantetampang menjelaskan penyaluran kelambu di Manokwari telah mencapai 97 %.

    “Nyamuk malaria itu adanya dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi sehingga sebaiknya tidur didalam kelambu ini diharapkan bisa meminimalisir penularan malaria. Selain itu perlu juga memperhatikan lingkungan sekitar agar tidak ada genangan air yang menjadi tempat nyamuk bersarang. Jika dalam satu keluarga ada yang tertular malaria harus segera diobati serta satu keluarga wajib dilakukan pemeriksaan untuk memastikan statusnya,”ungkap dia Selasa (1/12/2020).

    Baca juga:  Vaksinasi Massal Pemprov Papua Barat: Sudah Gratis, Dapat Bapok pula

    Ditambahkan Marthen, kelambu disalurkan ke warga melalui masing-masing puskesmas. Untuk Manokwari sendiri akan disalurkan sebanyak 92.405.

    Baca juga:  Tinjau Pasar Wosi, Hermus Janjikan Rehab Infrastruktur Secepatnya

    Dari sekian puskesmas, ada beberapa puskesmas yang telah menyalurkan semua jatah kelambu bagi warga, seperti puskesmas Warmare, puskesmas SP 4, puskesmas Pasir putih, puskesmas Nuni, Sowi 4, puskesmas Tanah Rubuh, puskesmas Mobja, puskesmas Masni dan puskesmas Sidey,”jelas dia.

    Menurut Marthen, pada umumnya penyakit malaria dapat terjadi di seluruh wilayah di Manokwari. Yang terpenting bagaimana masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari genangan air. Pembagian kelambu merupakan salah satu upaya Diana Kesehatan dalam rangka mencegah penyakit malaria.

    Baca juga:  Jumat Curhat, Warga Wirsi ke Kompol Agustina Sinery : Patroli Penggunaan Knalpot Racing

    “Sebenarnya angka malaria di Manokwari terus menurun, tapi di masa  pandemi ini sedikit berbeda. Kondisi kebersihan lingkungan yang sedikit diabaikan membuat angka penderita malaria meningkat,” pungkas Marthen. (LPB3/red).

    Latest articles

    Orasi Ilmiah di Wisuda UNCRI, Wakapolda Papua Barat Kritik Tambang Eksploitatif

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Dr Sulastiana melontarkan kritik tajam terhadap semrawutnya tata kelola sektor pertambangan di wilayah Papua Barat yang...

    More like this

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...