Maxi Ahoren: Pemilu Momen Bersejarah, Warga Harus Ikut Jaga Kedamaian

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua MRP Papua Barat Maxi Nelson Ahoren meminta masyarakat menjaga kedamaian jelang Pemilu 2024. Menurutnya, Pemilu adalah momentum bersejarah yang menentukan masa depan bangsa.

“Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat Papua Barat agar menggunakan hak pilih secara baik karena ini merupakan momen bersejarah bagi kita semua di Indonesia khususnya di Papua Barat. Ini pemilihan serentak yang harus menjadi titik awal menuju kesejahteraan rakyat,” kata Maxi Nelson Ahoren, Selasa (13/2/2024).

Menurut Maxi, semua proses demokrasi harus dilaksanakan secara baik. Dan itu hanya bisa dihadirkan jika keamanan dan kedamaian terjaga.

Baca juga:  Bawa 45 Orang, Fakfak Optimistis Raih Prestasi di MTQ Papua Barat

“Keamanan dan kedamaian ini bukan tugas dan tanggung jawab TNI Polri saja, tetapi semua masyarakat yang ada di Papua Barat. Kita merasa memiliki, kita merasa bahwa Papua Barat harus jadi contoh di tanah Papua,” katanya.

Mantan Ketua MRP Periode lalu ini juga mengingatkan agar dalam Pemilu ini tidak ada lagi intervensi dan intimidasi dari siapa pun. Rakyat harus berdaulat dalam menyalurkan hak politiknya.

“Biarkan rakyat bersuara dengan memberikan hak suara sesuai hati nurani untuk menentukan pemimpin masa depan baik di DPRD Kabupaten, Provinsi dan juga DPR RI dan Presiden,” tuturnya.

Secara khusus Maxi menitip pesan agar seluruh elemen menjaga situasi dan kondisi Manokwari sebagai Ibukota Papua Barat. Menurut dia, Manokwari adalah cerminan Papua Barat

Baca juga:  Saul Rante Lembang Optimistis Bawa NasDem Rebut 1 Kursi DPR RI di Dapil Papua Barat

“Kepada aparat khususnya kepolisian agar menjaga dan mengontrol maraknya penjualan miras di Manokwari karena miras sebagai salah satu pemicu kejahatan dan kecelakaan lalu lintas,” ucapnya.

Kepala Suku Serui di Manokwari Pendeta Otis Ayomi meminta masyarakat menjaga situasi pesta demokrasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 tetap kondusif. Ia mengingatkan, tak boleh ada perpecahan yang dapat mengganggu ketertiban serta mengedepankan nilai-nilai persaudaraan.

Pdt Otis mengatakan, masyarakat seharusnya melaksanakan Pemilu dengan suka cita. Dan terlibat mendukung upaya Polri dalam menjaga situasi berjalan aman dan tertib.

Baca juga:  Pemprov Di-deadline Harus Selesaikan Perdasi-Perdasus dalam 6 Bulan

“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu kontroversi yang nantinya akan mengganggu sitkamtibmas yang mana hingga hari ini terjaga dengan baik. Mari kedepankan nilai-nilai persaudaraan berlandaskan persatuan kesatuan,” kata Otis.

Selanjutnya, Pdt Otis menaruh harapan kepada generasi milenial, agar menjalankan Pemilu dengan damai kemudian tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan agama serta hukum

“Untuk anak-anak saya para generasi milenial yang ada di Manokwari Papua Barat, mari jaga ketertiban umum jangan melakukan hal-hal yang melanggar aturan hukum. Sehingga Pemilu 2024 dapat menghadirkan pemimpin dan wakil-wakil rakyat yang terbaik,” imbuhnya. (LP2/red)

Latest articles

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi...

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk Bintuni, dan distrik tertua ke depan akan ditata menjadi wilayah...

Akhirnya! Jokowi Tunjukkan Ijazah ke Publik

More like this

Bupati Yohanis Tinjau Aset BP Tangguh, Babo Diproyeksikan Jadi Pusat Ekonomi Pesisir

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengharapkan Distrik Babo sebagai pintu masuk Teluk...

Depicab SOKSI Teluk Bintuni Dukung Fraksi Golkar Pertanyakan Penurunan 81 Persen DBH Migas Otsus 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Pimpinan Cabang Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab SOKSI) Kabupaten Teluk...

Satreskrim Polresta Manokwari Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pelajar, Peragakan 32 Adegan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Manokwari pada Kamis (5/11/2026)menggelar rekonstruksi kasus...