Yacob Fonataba: Gerakan Pangan Murah Sukses Kendalikan Inflasi di Papua Barat

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com– Gerakan Pangan Murah berhasil mendorong stabilitas inflasi di Papua Barat dalam beberapa bulan terakhir. Meski terjadi fluktuasi harga komoditas pangan, daya beli masyarakat tetap terjaga.

Hal ini disampaikan Sekda Papua Barat Yacob Fonataba pada acara pembukaan Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Manokwari, Senin (1/4/2024).

Gerakan pangan Murah ini dilaksanakan oleh Dinas ketahanan pangan provinsi Papua Barat menggandeng distributor dan beberapa pengusaha di provinsi Papua Barat.

Baca juga:  Rotasi Puluhan Pejabat, Gubernur Dominggus: Selamat Bekerja

Menurut Fonataba, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di akhir Ramadan akan berdampak positif. Terutama dalam menjaga daya beli masyarakat saat kebutuhan mereka meningkat menjelang Idul Fitri.

“Ini adalah bentuk intervensi ke daerah-daerah demi menjaga kebutuhan dan ketersediaan bahan pangan. Karena ini akan berpengaruh pada yang disebut dengan inflasi,” tutur Fonataba.

Saat ini kata dia, tingkat inflasi Papua Barat cukup terkendali. Ada di angka 1,1. Angka ini menunjukkan ada dampak positif dari Gerakan Pangan Murah.

Baca juga:  Fraksi Bangkit Gerakan Indonesia Raya Tekankan APBD Harus Berdampak Nyata bagi OAP

“Kemudian yang berikut adalah bahwa sementara ini tadi sudah kita laporkan ke pusat bahwa harga bahan kebutuhan pokok beras, cabe, bawang merah, minyak goreng, itu masih dalam harga yang stabil. Kalau beras dalam harga eceran tertinggi dan ada intervensi dari pihak Bulog,” papar Fonataba.

Dirinya berharap program ini akan tetap berlanjut sepanjang bulan Ramadan. Bahkan sampai 3 bulan ke depan.

“Agar posisi ketersedian pangan kita tetap aman, itulah harapan Pemerintah Provinsi Papua Barat,” terang Fonataba.

Baca juga:  Sambut HUT ke-24 Papua Barat, Pj Sekda Pimpin Ziarah ke TMP Manokwari

Selanjutnya, kata dia, dibutuhkan koordinasi antar leading sektor. Terutama Tim Pengendali Inflasi Daerah agar tetap memberi opsi-opsi strategis untuk mengendalikan inflasi.

“Kami mohon bantuannya untuk tetap sama-sama membantu sehingga kita dapat menjaga stabilitas harga di pasar,” tutur Fonataba.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lasarus Ullo menambahkan program Gerakan Pangan Murah sangat efektif dalam rangka mengendalikan inflasi daerah di Provinsi Papua Barat. (LP/13Red).

Latest articles

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan digelar pada 13–14 November 2026. Sebanyak 5 kafilah dari kabupaten...

More like this

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan...

‎BPJS Keliling Hadir di Prafi, Geonoveva Terbantu Urus Kepesertaan JKN Usai Suami Meninggal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Layanan BPJS Keliling di Puskesmas Mowbja, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua...

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...