Bupati Mambor: “Wondama Uta Wiate” Bukan Sekadar Slogan, ini Komitmen

Published on

WASIOR, linkpapua.com– Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor mengatakan, ‘Wondama Uta Wiate’ yang menjadi tema HUT ke-21 bukan sekadar slogan. Ini adalah cerminan dari harapan, cita-cita dan komitmen mewujudkan Teluk Wondama menjadi lebih baik.

“​Hari jadi ke-21 kabupaten berjuluk tanah peradaban orang Papua ini mengusung tema ‘Wondama Uta Wiate’ yang berarti Wondama tempat yang aman damai dan Sejahtera.
Kita ingin menjadikan Teluk Wondama sebagai tempat yang aman, damai dan sejahtera bagi seluruh warga,“ kata Hendrik dalam pidatonya pada HUT Kabupaten Teluk Wondama ke-21 di lapangan apel Kantor Bupati Teluk Wondama di Rasiei, Rabu 17 April 2024.

Baca juga:  Hendrik Mambor Ingin IKBW Lahirkan Gagasan Besar untuk Kuri Wamesa

Hendrik ​Mambor menekankan seluruh jajaran Pemkab Teluk Wondama untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan semua komponen masyarakat demi menyukseskan agenda pembangunan daerah.

​“Mari kita tingkatkan peran serta masyarakat dalam proses pembangunan sehingga setiap kebijakan dan program yang diimplementasikan dapat benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,“ pesannya.

​Mambor lalu memaparkan berbagai capaian selama kepemimpinannya. Di antaranya raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama lima tahun berturut-turut. Termasuk pada 2021 dan 2022.

Lalu ada program unggulan berupa pembangunan Situs Aitumeiri yang merupakan situs religi bersejarah bagi orang asli Papua. Pemkab telah mengusulan situs religi Aitumeiri agar ditetapkan sebagai cagar budaya.

Baca juga:  Operasi Lilin Mansinam 2025, Polisi Respon Cepat Laporan Kebakaran

“Apabila telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia maka batu peradaban yang kecil di Aitumeiri nilainya sama dengan Candi Borobudur, Candi Prambanan dan yang lain-lainnya. Mari dukung dalam doa supaya itu bisa ditetapkan (sebagai cagar budaya),“ jelasnya.

Dalam kesempatan itu, dibacakan sejarah singkat pemerintahan di Teluk Wondama sejak era Hindia Belanda hingga terbentuk menjadi kabupaten definitif pada 12 April 2003. Selain bupati dan wakil bupati beserta jajaran Forkopimda, upacara Hari Jadi Teluk Wondama ke-21 juga dihadiri Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Judson Ferninandus Waprak, Bupati Teluk Wondama periode 2016-2021 Bernadus Imburi juga beberapa mantan pejabat daerah yang telah purnabakti.

Baca juga:  IPM Tumbuh Positif, Teluk Wondama Masih Butuh Perbaikan di Pedalaman

Setelah upacara bendera, bupati bersama rombongan juga melakukan ziarah ke makam para tokoh pemekaran Kabupaten Teluk Wondama. Yakni makam mendiang Alberth Torey yang merupakan bupati pertama Teluk Wondama, Yulius Torey mantan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Teluk Wondama dan mendiang Yusak Karubuy sebagai mantan Sekretaris Daerah. (Rex)

Latest articles

FASI III Papua Barat Digelar 13–14 November, 5 Kafilah Siap Berkompetisi

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) III tingkat Provinsi Papua Barat akan digelar pada 13–14 November 2026. Sebanyak 5 kafilah dari kabupaten...

More like this

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...

Hermus Buka Turnamen Domino, Dorong PORDI Hidupkan Olahraga Domino di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou, secara resmi membuka turnamen domino yang digelar...

Musprov PORDI Papua Barat Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan, Haryono Calon Tunggal Ketua

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat menggelar Musyawarah...