Humas Polda : Papua Barat masih cukup kondusif

Published on

MANOKWARI,Linkpapuabarat.com-Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Adam Erwindi mengatakan situasi keamanan di daerah ini masih cukup kondusif pascapemungutan suara Pilkada serentak 9 Desember

“Tidak ada kejadian-kejadian menonjol yang mengganggu situasi Kamtibmas. Ada riak-riak kecil tapi masih bisa diatasi personil Polri dan TNI di lapangan,” ucap Adam, Sabtu (12/12).

Terkait gerakan Golput serta persoalan kepemiluan Polda Papua Barat terus memantau serta melakukan inventarisasi. Sedangkan persoalan-persoalan di tempat pemungutan suara (TPS) sudah ditangani oleh KPU dan Bawaslu.

Baca juga:  Papua Barat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Libatkan 588 Petugas Lapangan

Pihaknya mengimbau para kandidat tetap menahan diri serta tidak frontal dalam menyikapi masalah yang terjadi selama pemungutan suara. Begitu pula kandidat yang merasa unggul dari hasil penghitungan cepat.

“Jangan bereuforia dan melakukan konvoi di jalan. Tunggu sampai ada putusan resmi KPU,” ucap Adam.

Baca juga:  50% Pajak Rokok di Papua Barat Dipakai Membiayai Kesehatan Masyarakat

Meskipun menang sesuai putusan KPU, menurut Adam konvoi serta pesta kemenangan pun sebaiknya tidak dilakukan. Hal itu dinilai dapat menciptakan kerumunan dan menjadi media penularan COVID-19.

“Banyak pihak yang memantau pelaksanaan Pilkada. Sama-sama kita jaga agar pesta demokrasi ini tidak menjadi klaster baru dalam penularan COVID-19,” katanya lagi.

Kabid Humas juga menyarankan para kandidat menempuh proses hukum yang diatur undang-undang jika menemukan pelanggaran pada Pilkada ini. Situasi Kamtibmas harus dijaga agar tetap kondusif.

Baca juga:  Gelar Pembinaan Satgas, Kemenkumham PB Harap Keamanan Lapas Kian Baik

Bawaslu merillis ada 32 TPS di Papua Barat yang berpotensi dilakukan pemungutan suara ulang serta tiga TPS untuk penghitungan suara ulang.

Menyikapi temuan tersebut Polda Papua Barat masih memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan seluruh penyelenggara Pilkada. Penebalan pasukan siap dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan. (LPB1/red)

Latest articles

OJK Ungkap 1.033 Laporan Penipuan Transaksi Keuangan di Papua Barat dan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap 1.033 laporan penipuan transaksi keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD). Laporan tersebut tercatat...

More like this

OJK Ungkap 1.033 Laporan Penipuan Transaksi Keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap 1.033 laporan penipuan transaksi keuangan di...

Pengacara Desak Polisi Naikkan Kasus Kematian Yanto Idorway ke Penyidikan, Duga Ada Unsur Perencanaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim pengacara keluarga Yanto Idorway mendesak polisi meningkatkan penanganan kasus kematian...

OJK Ungkap Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan di Papua Barat-PBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan...