Pencairan Dana Otsus Terkendala, Wagub Papua Barat: Satu OPD Lamban, Semua Terdampak

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, mengingatkan pencairan dana Otonomi Khusus (Otsus) 2025 terhambat akibat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum melengkapi dokumen persyaratan. Dia memperingatkan keterlambatan satu OPD akan berdampak pada keseluruhan pencairan dana.

“Seluruh dokumen persyaratan itu harus bisa dipenuhi dan ini mencangkup seluruh OPD, tidak bisa sendiri-sendiri. Satu OPD yang belum melengkapi persyaratan, maka akan berdampak pada OPD yang lainnya,” ujarnya, Senin (20/5/2025).

Baca juga:  Bupati Hermus Lantik Yan Ayomi jadi Sekda Manokwari

Lakotani menekankan pencairan dana Otsus bersifat kolektif dan wajib. Dokumen dari masing-masing OPD harus lengkap agar proses penyaluran bisa berjalan. Dia juga menyebut berkas dari OPD yang belum lengkap tidak bisa dialihkan ke OPD lain karena mekanisme dana Otsus bersifat mandatori.

Dalam evaluasinya, Lakotani menyebut Kabupaten Manokwari, Teluk Wondama, dan Pegunungan Arfak sebagai wilayah yang belum menyelesaikan Rencana Anggaran Program (RAP).

Baca juga:  Diinisiasi Pj Gubernur Ali Baham, Papua Barat dapat Jatah Penerimaan 1.000 Anggota Polri

Sementara itu, sejumlah OPD seperti Dinas Sosial, Biro Binamenta, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Kesbangpol, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung juga tidak mengikuti pembahasan RAP.

“Kemudian OPD yang harus segera melengkapi data dukung berupa KAK, RAB, BTD. Berkaitan dengan pembangunan infrastruktur kesiapan lahan, SK perlindungan manfaat. Saya pikir ini hal yang nampaknya kecil, namun berdampak luas. Saya minta ini diseriusin agar segera dilengkapi,” katanya.

Baca juga:  Haru dan Bangga, Marco Kurei-Hasna Rumbiak Siap Wakili Papua Barat di Paskibraka Nasional

Lakotani juga mengingatkan dirinya dan Gubernur Dominggus Mandacan telah memasuki bulan ketiga masa kerja dan akan segera memasuki semester pertama. Jika dana Otsus belum tersalur, program-program lain juga terancam tersendat.

“Mengingat sumber pendapatan yang besar kita berasal dari dana Otsus itu sendiri, maka dimohon untuk mendapatkan perhatian bersama,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

KPU RI Dorong Pelayanan Pemilu Inklusif di Papua Barat, Perkuat Akses Disabilitas-Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – KPU RI mendorong penguatan standar pelayanan kepemiluan yang inklusif di Papua...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...