Papua Barat Tekankan Efisiensi dan Libatkan OAP dalam Pengadaan Barang

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyampaikan soal pentingnya efisiensi anggaran dan keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam seluruh proses pengadaan barang dan jasa.

Hal itu ini disampaikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam rapat bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lantai 5 Kantor Gubernur, Rabu (4/6/2025).

Gubernur Dominggus menekankan bahwa setiap OPD wajib melaporkan program pengadaan yang masih tersedia dan memastikan pelaksanaannya sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2019, yang mengamanatkan keberpihakan kepada pelaku usaha OAP.

Baca juga:  Jawa Tengah Tampil Memukau di Kategori PSDC Pesparawi, Utamakan Pelayanan Dibanding Prestasi

“Meskipun begitu, pelelangan akan terbatas untuk pengusaha OAP dan penunjukan langsung dengan nilai dibawah Rp1 miliar,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan OPD agar tidak mendahului proses tanpa koordinasi, mengingat saat ini terdapat 2.041 pengusaha yang perlu dievaluasi dalam kerangka efisiensi anggaran dan pemerataan peluang usaha.

Dominggus menyebut pemerintah kabupaten juga telah sepakat untuk menindaklanjuti proposal masyarakat di masing-masing wilayah sebagai bentuk pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

Baca juga:  DPD AMPI Kaimana Siap Kawal Pemenanangan DOAMU dan BERKAT  

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan bahwa sistem pengadaan kini telah menggunakan aplikasi katalog elektronik versi 6 (V6), yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Lebih jauh, Dominggus menuturkan pemerintah daerah akan mengundang pengusaha OAP untuk memberikan pemahaman mengenai kondisi keuangan daerah dan mekanisme pengadaan yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, menyampaikan progres pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal. Dia juga menekankan percepatan implementasi program prioritas nasional seperti Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis, dan cek kesehatan gratis.

Baca juga:  Teluk Bintuni Penuh Toleransi, Warga Muslim Sambut Peserta Pesparani IV Papua Barat

“Terkait Makan Bergizi Gratis, ada intruksi agar pemerintah daerah menyiapkan lahan untuk dapur umum dan koperasi merah putih,” katanya.

Untuk program pendidikan, dia menegaskan perlunya koordinasi dengan seluruh bupati guna memastikan keseriusan daerah dalam menyiapkan lahan bagi pembangunan Sekolah Rakyat. (LP14/red)

Latest articles

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

0
MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat telah melaksanakan gelar perkara terkait...

More like this

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU Adaptif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...