40 Guru Ikut Pelatihan PAUD, Gubernur Papua Barat Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 40 guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas guru. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan PAUD merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter.

Pelatihan digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat di Hotel Aston Niu, Kamis (28/8/2028). Kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat (29/8/2025) ini dibuka langsung Gubernur Dominggus.

“Pemerintah provinsi akan memprioritaskan guru PAUD untuk mendapatkan pengetahuan yang mumpuni agar ketika mengajar anak-anak PAUD mendapatkan ilmu dan ditumbuhkan kepribadian yang baik dan siap maju ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Dominggus.

Baca juga:  Setujui RPJMD Papua Barat, Fraksi NasDem Ingatkan Komitmen pada OAP dan Lingkungan

Dominggus mengatakan pelatihan guru PAUD menjadi bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Dia menyebut pendidikan PAUD merupakan fondasi awal untuk menanamkan nilai moral dan kemampuan dasar.

Menurutnya, tantangan pendidikan di Papua Barat masih besar karena terbatasnya sarana, prasarana, serta keterjangkauan wilayah. Namun, dia berharap pelatihan ini dapat benar-benar dimanfaatkan para guru untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Tegaskan APBD Papua Barat Pro-OAP dan Wilayah 3T

“Saya mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Papua Barat,” katanya.

Ketua panitia sekaligus Kepala DPMK Papua Barat Legius Wanimbo menyebut pelatihan ini bagian dari program pelayanan dasar. Menurutnya, guru PAUD adalah langkah awal dalam perjalanan pendidikan anak.

“Kita sadari bahwa untuk mendidik anak-anak PAUD sangat susah. Dibutuhkan kesabaran dan ketekunan karena di usia PAUD mereka lebih senang bermain,” kata Wanimbo.

Dia menjelaskan peserta yang terpilih berjumlah 40 orang dari banyak guru PAUD di Manokwari. Wanimbo meminta mereka memanfaatkan pelatihan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga:  Warga Minta Puskesmas Ransiki Jadi Rawat Inap dan Tambah Ambulans

“Kalian merupakan peserta pilihan dari banyaknya guru di Manokwari. Maka manfaatkan waktu ini sebaik mungkin untuk berdiskusi, bertanya, dan bertukar pikiran,” tuturnya.

Selain pelatihan, DPMK Papua Barat juga memberikan bantuan berupa alat peraga untuk mendukung proses pembelajaran. Wanimbo berharap bantuan ini bisa membantu guru dalam mengajar anak-anak PAUD.

“Bantuan alat peraga ini kami berikan agar guru-guru dapat lebih mudah mengajar anak-anak yang dunianya masih banyak bermain,” sebutnya. (LP14/red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...