Dua Pelajar Papua Barat Raih Juara Olimpiade Genomik Indonesia 2025 di Jakarta

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Dua pelajar asal Papua Barat berhasil mengharumkan nama daerahnya di ajang Olimpiade Genomik Indonesia (OGI) 2025 di Jakarta. Mereka adalah Berheta Simuna dari SMA Negeri Saengga, Teluk Bintuni, dan Varrent Vemaria Val Rooey dari SD Inpres Kokas, Fakfak.

Dalam kompetisi yang diikuti 63 finalis dari seluruh Indonesia itu, Berheta meraih juara 2 di jenjang SMA. Sementara Varrent berhasil meraih juara 3 di jenjang SD.

Keduanya berkompetisi di kategori afirmasi yang dirancang khusus untuk memberi kesempatan lebih luas bagi pelajar Papua dan daerah terpencil bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa dari daerah 3T mampu bersaing dengan sekolah lain di Indonesia.

Baca juga:  Menuju Tahap Akhir Pembangunan, Proyek LNG Tangguh Train 3 Akan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat

“Dalam kompetisi yang diikuti oleh 63 finalis dari seluruh Indonesia, Berheta meraih juara 2 di jenjang SMA, sementara Varrent meraih juara 3 di jenjang SD,” demikian bunyi keterangan yang diterima LinkPapua.id, Senin (1/9/2025).

SMA Negeri Saengga dan SD Inpres Kokas sendiri merupakan sekolah di Papua Barat yang mendapat dukungan pendidikan dari BP. Dukungan itu mencakup peningkatan kualitas pendidikan dan pemberian akses lebih luas bagi pelajar Papua Barat untuk berprestasi.

Baca juga:  Tangguh LNG Tegaskan Komitmen Pendidikan di HUT Ke-22 Teluk Bintuni

BP melalui berbagai program telah menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 1.400 pelajar Papua. Selain itu, BP juga mendukung partisipasi pelajar dan guru dari Teluk Bintuni dalam program AFS STEM Innovator tingkat nasional serta AFS Youth Assembly tingkat internasional.

Sebagai informasi, BP merupakan operator Tangguh LNG yang mewakili para mitra Kontrak Kerja Sama Tangguh. Tangguh LNG sendiri merupakan produsen gas terbesar di Indonesia dengan kontribusi 35 persen produksi gas nasional.

Baca juga:  Isu Pemekaran Papua-Papua Barat Mengemuka, Thomas: tak Perlu Persetujuan Daerah

Sejak 2005, Tangguh telah berinvestasi lebih dari US$80 juta dalam program pengembangan masyarakat. Program ini mendukung penghidupan berkelanjutan bagi lebih dari 20 ribu orang di 10 distrik sekitar Tangguh LNG.

Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, peningkatan mata pencaharian, hingga lingkungan dan keanekaragaman hayati, BP menegaskan komitmennya sebagai tetangga yang bertanggung jawab. Perusahaan ini ingin terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasinya. (LP14/red)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Musrenbang Otsus-RKPD Papua Barat Fokuskan 3 Program Prioritas Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua...

Musrenbang Papua Barat 2027 Sepakati 446 Subkegiatan, Anggaran Otsus Tembus Rp1 Triliun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati ratusan subkegiatan prioritas dengan total...