DPR Papua Barat Janji Aspirasi Demo Dibawa ke Jakarta 8 September

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPR Papua Barat berjanji aspirasi hasil demo mahasiswa dan masyarakat akan dibawa ke Jakarta pada Senin (8/9) nanti. Aspirasi itu bakal disampaikan langsung ke DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, hingga Kementerian HAM.

Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mengatakan Sekwan DPR Papua Barat Hendra M Fatubun telah menyiapkan surat resmi untuk pemerintah pusat. Menurutnya, aspirasi ini akan diurus oleh pimpinan DPR Papua Barat bersama sejumlah fraksi.

“Direncanakan hari Senin (8/9) kita sudah bawa hasil aspirasi. Pimpinan DPR dan beberapa fraksi akan kami urus untuk membawa hasil tersebut ke pusat,” kata Wonggor usai memimpin rapat internal dewan di Hotel Aston Niu, Manokwari, Kamis (4/9/2025).

Baca juga:  BPBD Papua Barat: Longsor di Minyambouw Akibat Gempa dan Hujan Deras

Wonggor mengakui tekanan mahasiswa cukup kuat mendorong DPR menindaklanjuti tuntutan tersebut. Karena itu, dia berjanji aspirasi itu akan segera ditindaklanjuti tanpa menunda.

Lebih lanjut, Wonggor mengapresiasi mahasiswa dan masyarakat yang melakukan aksi damai. Dia menegaskan aspirasi yang disampaikan tanpa anarkis wajib segera ditindaklanjuti.

Baca juga:  7 Tersangka Penyerangan Pos Wariori Sanggeng Jadi DPO

“Kami sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa dan elemen masyarakat yang melakukan aksi menyampaikan pendapat tanpa anarkis. Aksi yang begini yang harus kami tindaklanjuti secepat mungkin,” ujarnya.

Selain membawa aspirasi demo, Wonggor menyebut DPR PB juga akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dorongan pembentukan pansus datang dari masyarakat.

“Tim pansus akan kami buat bukan hanya dari hasil demo kemarin tapi juga keluhan dari masyarakat agar DPR turut mengawasi program MBG,” jelas Wonggor.

Baca juga:  DPA Molor, Setumpuk Agenda DPR Papua Barat Ikut Terhambat

Dia menambahkan pansus nantinya akan mengevaluasi jalannya program nasional tersebut. Menurutnya, bahan pangan lokal harus menjadi prioritas dalam program MBG agar memberi dampak positif ke daerah.

“Yang terpenting adalah sayur-sayuran, lauk maupun pangan lokal yang digunakan dalam menyiapkan program MBG harus bisa memberi manfaat bagi daerah,” katanya.

Wonggor juga memastikan pihaknya akan bertemu dengan Kodam XVIII/Kasuari selaku pengelola utama MBG. Pertemuan itu untuk memperoleh informasi lebih detail terkait awal pelaksanaan program di Manokwari. (LP14/red)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Musrenbang Otsus-RKPD Papua Barat Fokuskan 3 Program Prioritas Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua...

Musrenbang Papua Barat 2027 Sepakati 446 Subkegiatan, Anggaran Otsus Tembus Rp1 Triliun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati ratusan subkegiatan prioritas dengan total...