DPRK Raja Ampat Soroti Pemkab soal Polemik Pelantikan Pejabat Baru

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – DPRK Raja Ampat, Papua Barat Daya, menyoroti Pemkab terkait polemik pelantikan pejabat baru di lingkungan pemerintahan. DPRK menilai persoalan ini harus transparan karena disertai dugaan penyalahgunaan jabatan.

“Menurut Sekda, sementara kami menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat terkait laporan pelanggaran. Dugaan penyalahgunaan jabatan itu sedang diperiksa Inspektorat,” kata Ketua DPRK Raja Ampat M Taufik Sarasa saat rapat bersama Pemkab dan Aliansi Peduli Birokrasi, Jumat (19/9/2025).

Baca juga:  579 Personel Kodam Kasuari Naik Pangkat, Kasdam Bicara Tanggung Jawab

Taufik menyebut hasil pemeriksaan Inspektorat hingga kini belum bisa diakses DPRK. Alasan kerahasiaan menjadi dasar sehingga laporan itu belum terbuka untuk publik.

Aliansi Peduli Birokrasi sebelumnya menggelar aksi demo. Mereka menuntut transparansi terkait pelantikan pejabat dan proses pemeriksaan dugaan penyalahgunaan jabatan.

DPRK meminta Pemkab Raja Ampat menyiapkan sanggahan terkait hasil pemeriksaan Inspektorat. DPRK menilai ruang sanggah masih terbuka dan bisa digunakan untuk menjawab SK pelantikan.

Baca juga:  Capai 95 Persen, Dewan Pengawas BPJS Puji Cakupan Kepesertaan JKN Raja Ampat

“Komunikasi yang terputus antara birokrasi menyebabkan masalah tidak bisa diselesaikan dengan baik. Kami akan melakukan koordinasi dengan Bupati agar memanggil pejabat terkait untuk membahas pelantikan dan tuntutan demo,” ucap Taufik.

DPRK berencana segera mengajukan sanggahan resmi ke Inspektorat. Langkah ini disebut penting agar pemerintahan berjalan lancar dan visi-misi tetap tercapai.

Baca juga:  Raja Ampat Kirim 18 Peserta ke Ajang Pesparani Papua Barat Daya

“Jabatan Kepala BKPSDM tidak dicopot atau dinonjobkan. Hanya diganti sementara oleh pelaksana harian untuk menutupi kekosongan, karena Sekda tidak punya kewenangan mengambil keputusan,” jelas Taufik.

“Kepala BKPSDM yang lama tetap berstatus eselon II sehingga bisa kembali menjabat,” tambahnya. (LP10/red)

 

Latest articles

Sekda Papua Barat Minta Regulasi OAP Diselaraskan 6 Provinsi di Papua

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Sekda Papua Barat Alibaham Temongmere meminta regulasi orang asli Papua (OAP) dikaji ulang dan diselaraskan dengan kondisi enam...

More like this

Jejak Pengabdian Edi Budoyo, dari Pj Bupati Mansel hingga Dua Periode Wabup Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Mantan Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, dimakamkan di Taman Makam Bahagia,...

Eks Wabup Manokwari Edi Budoyo Dimakamkan di Taman Makam Bahagia

MANOKWARI, LinkPapua.id – Eks Wakil Bupati (Wabup) Manokwari Edi Budoyo dimakamkan di Taman Makam...

Penghormatan Masyarakat Manokwari Kuatkan Keluarga Edi Budoyo Saat Pelepasan Jenazah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penghormatan masyarakat menguatkan keluarga mantan Wakil Bupati (Wabup) Manokwari Edi Budoyo...