MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Papua (UNIPA) mewisudakan 415 lulusan periode I tahun 2025. Rektor UNIPA Hugo Warami berpesan agar para alumni yang baru diwisuda bisa menjaga nama baik kampus di mana pun mereka berada.
“Saya ucapkan selamat kepada wisudawan/wisudawati semoga ilmu yang didapatkan di kampus ini bermanfaat untuk anda, keluarga dan tempat dimana anda tinggal,” ucap Hugo Warami.

Rektor juga meminta agar para lulusan menggunakan gelar yang telah diberikan UNIPA dengan sebaik-baiknya untuk membangun negeri ini. Acara wisuda ratusan lulusan tersebut digelar di aula utama UNIPA, Rabu (26/11/2025).

Warami menyampaikan bahwa 415 lulusan tersebut terdiri dari program Pascasarjana hingga program studi Kedokteran. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 75 orang.
Dari total 415 lulusan tersebut, sebanyak 16 orang mendapat predikat pujian atau cum laude dan 250 orang meraih predikat sangat memuaskan. Sementara itu, 78 orang meraih predikat memuaskan, dan 71 orang tanpa predikat.
Warami melaporkan bahwa dengan penambahan ini, total produktivitas UNIPA hingga usia 25 tahun telah mencapai 15.548 lulusan. Jumlah ini tersebar dari program S2, S1, D3, profesi dokter, dan profesi guru.
“Dengan jumlah ini maka UNIPA bertekad untuk melayani, membaktikan diri dan membangun sumber daya manusia dari timur sebagai mutiara hitam ke arah perubahan kemajuan dan memaksimalkan keunikan yang dimiliki oleh UNIPA,” tuturnya.
Warami juga menyebutkan beberapa capaian kampus, termasuk penambahan jumlah Guru Besar. Saat ini, UNIPA telah memiliki 27 orang Guru Besar dengan rincian 87 Lektor Kepala, 289 Lektor, 116 Asisten Ahli, dan 106 Tenaga Pengajar.
UNIPA baru saja mengukuhkan Prof Antoni Ungirwalu sebagai Guru Besar Fakultas Kehutanan dan dalam waktu dekat kembali mengukuhkan dua Guru Besar dari Fakultas Sastra dan Budaya serta Fakultas Pertanian. Selain itu, UNIPA telah mengusulkan lima orang calon Guru Besar pada periode III kepada Kemendiktisaintek.
Capaian membanggakan lainnya, UNIPA mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MuRI) pada perayaan Dies Natalis XXV. Penghargaan MURI tersebut diberikan atas pelestarian budaya noken dan mahkota Papua yang digunakan oleh 1999 mahasiswa baru selama 48 jam berturut-turut pada Agustus lalu.
Warami juga menyebutkan bahwa UNIPA telah melaksanakan temu alumni mulai dari angkatan 1980-2024 pada 1 November 2025. Dia menyebut kehadiran para alumni memperkuat sinergi dan kemajuan menuju kampus berdampak. (LP14/red)














