Buntut Temuan Roti Berjamur, Pemda Manokwari Tegur Tegas Pengelola

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pasca temuan roti berjamur di salah satu SD di Wosi, Wakil Bupati Manokwari Mugiyono mengatakan terdapat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diberhentikan sementara operasionalnya.

Ia mengatakan pemberhentian sementara tersebut merupakan hasil koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Barat dan BGN pusat, setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan distribusi MBG di lapangan.

“Satgas MBG Manokwari sebelumnya telah menggelar rapat bersama Koordinator Regional MBG Papua Barat untuk memantau kondisi terkini penerapan program MBG di Kabupaten Manokwari,”ujar dia Sabtu (17/1/2026).

Baca juga:  Mugiyono Hadiri Halal Bi Halal dan Lantik DKM Baitul Rahman Periode 2025-2030

Dalam peristiwa tersebut tidak ditemukan kasus keracunan maupun kejadian luar biasa (KLB). Meskipun begitu dalam upaya peningkatan kualitas layanan MBG, BGN tetap menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian sementara terhadap SPPG terkait.

“Satgas memastikan jangkauan penerima manfaat semakin luas dan juga menjamin makanan yang dibagikan aman, layak konsumsi, dan memenuhi standar gizi. Jika ditemukan pelanggaran atau kendala di lapangan, kami akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan BGN,” pungkasnya.

Baca juga:  DPMK Dorong 57 Kampung di Manokwari Selatan Segera Punya Database

Mugiyono menambahkan, Satgas MBG Manokwari akan terus memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di daerah. Satgas MBG sendiri melibatkan instansi teknis yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan program, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Selain itu, disampaikannya juga  Rapat tersebut membahas berbagai kendala teknis yang terjadi selama proses pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah. Sesuai data, Kabupaten Manokwari sebagai daerah dengan jumlah penerima MBG tertinggi di Provinsi Papua Barat, bahkan di wilayah Tanah Papua.

Baca juga:  Warga Boni Girang, Bupati Raja Ampat Hadiri Penutupan Pelatihan Surfing

“Satgas MBG terus mendorong pemerataan penerima manfaat, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang hingga kini belum sepenuhnya terjangkau program tersebut,”tutup dia.(LP3/Red)

Latest articles

Jalan Anggori-Petrus Kafiar Dibangun, Pemkab Manokwari Siapkan Rp6 Miliar

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemkab Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar untuk pembangunan Jalan Anggori - Petrus Kafiar. Proyek...

More like this

Jalan Anggori-Petrus Kafiar Dibangun, Pemkab Manokwari Siapkan Rp6 Miliar

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemkab Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan mengalokasikan anggaran...

Samaun Dahlan: Golkar Teluk Bintuni Harus Rebut Kembali 7 Kursi dan Ketua DPRK

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id – Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Samaun Dahlan menegaskan bahwa...

Golkar Teluk Bintuni Matangkan Musda V, Fokus Regenerasi dan Pemilu 2029

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Partai Golongan Karya Kabupaten Teluk Bintuni menyatakan seluruh persiapan Musyawarah Daerah ke-V...