27.3 C
Manokwari
Selasa, Maret 24, 2026
27.3 C
Manokwari
More

    Pesan Pemprov ke Plt Kepala BPBD Papua Barat: Garda Terdepan Saat Bencana

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menitipkan pesan kepada Marthen Kocu yang baru saja resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat. Marthen diingatkan bahwa lembaga yang kini dipimpinnya merupakan tameng utama masyarakat saat menghadapi petaka alam.

    “BPBD merupakan garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan logistik, serta koordinasi lintas sektor harus menjadi prioritas,” tegas Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Nency Titty Lidya Wyzer, di Aula Kantor BPBD Papua Barat, Jumat (23/1/2026).

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Bahas Pelebaran Jalan Esau Sesa-Maruni, Target Mulai 2026

    Pesan tersebut disampaikan Nency saat mewakili Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam agenda serah terima jabatan (sertijab) dari Derek Ampnir kepada Marthen Kocu. Acara dirangkaikan ibadah syukur awal tahun yang dipimpin Pendeta Albert Rumaropen.

    Dalam kesempatan itu, Nency juga memberikan apresiasi atas pengabdian Derek selama menakhodai BPBD. Derek dinilai telah meletakkan pondasi kuat dalam membangun ketangguhan masyarakat di Papua Barat.

    Baca juga:  Siap Disahkan, Ranperdasi Pendidikan Papua Barat Bakal Jadi Rujukan

    “Pengalaman dan pengetahuan yang telah diberikan diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan kelembagaan BPBD ke depan,” ucap Nency.

    Pemprov menekankan tantangan kebencanaan di wilayah Papua Barat kini semakin kompleks. Kondisi geografis yang rawan gempa, banjir, hingga longsor menuntut pemimpin baru untuk lebih responsif dan berintegritas.

    Baca juga:  Kado HUT Ke-12, Kantor Bupati Manokwari Selatan Diresmikan

    Marthen diminta tidak hanya terpaku pada penanganan saat situasi darurat semata. Fokus kerja BPBD ke depan harus menyasar pada penguatan mitigasi demi meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

    Selain itu, koordinasi antara BPBD tingkat provinsi dan kabupaten/kota diminta semakin dipererat. Sinergi ini dianggap vital agar aksi penyelamatan di lapangan tidak berjalan tumpang tindih saat bencana melanda. (LP14/red)

    Latest articles

    Ranking FIFA ASEAN: Thailand Masih Raja, Indonesia Salip Malaysia

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara mengalami pergeseran drastis dalam rilis peringkat FIFA terbaru per Maret 2026. Timnas Indonesia sukses menyalip...

    More like this

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...

    Kompak! Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat Kumpul di Open House Wagub

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pimpinan Pemprov dan DPRP Papua Barat menunjukkan kekompakan dalam perayaan Lebaran...