Pesan Pemprov ke Plt Kepala BPBD Papua Barat: Garda Terdepan Saat Bencana

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menitipkan pesan kepada Marthen Kocu yang baru saja resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat. Marthen diingatkan bahwa lembaga yang kini dipimpinnya merupakan tameng utama masyarakat saat menghadapi petaka alam.

“BPBD merupakan garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan logistik, serta koordinasi lintas sektor harus menjadi prioritas,” tegas Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Nency Titty Lidya Wyzer, di Aula Kantor BPBD Papua Barat, Jumat (23/1/2026).

Baca juga:  Target Pemprov Papua Barat, Tahun Depan Angka Stunting Turun di Angka 19 Persen

Pesan tersebut disampaikan Nency saat mewakili Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam agenda serah terima jabatan (sertijab) dari Derek Ampnir kepada Marthen Kocu. Acara dirangkaikan ibadah syukur awal tahun yang dipimpin Pendeta Albert Rumaropen.

Dalam kesempatan itu, Nency juga memberikan apresiasi atas pengabdian Derek selama menakhodai BPBD. Derek dinilai telah meletakkan pondasi kuat dalam membangun ketangguhan masyarakat di Papua Barat.

Baca juga:  Karhutla Papua Barat Capai 373 Titik Api, Fakfak Wilayah Terparah

“Pengalaman dan pengetahuan yang telah diberikan diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan kelembagaan BPBD ke depan,” ucap Nency.

Pemprov menekankan tantangan kebencanaan di wilayah Papua Barat kini semakin kompleks. Kondisi geografis yang rawan gempa, banjir, hingga longsor menuntut pemimpin baru untuk lebih responsif dan berintegritas.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Siapkan Lahan untuk RS Vertikal dan Sekolah Unggulan

Marthen diminta tidak hanya terpaku pada penanganan saat situasi darurat semata. Fokus kerja BPBD ke depan harus menyasar pada penguatan mitigasi demi meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

Selain itu, koordinasi antara BPBD tingkat provinsi dan kabupaten/kota diminta semakin dipererat. Sinergi ini dianggap vital agar aksi penyelamatan di lapangan tidak berjalan tumpang tindih saat bencana melanda. (LP14/red)

Latest articles

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat resmi dilantik pada Sabtu (7/11/2026). Menariknya, kepengurusan organisasi olahraga masyarakat ini...

More like this

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...

KNPI Papua Barat Desak Presiden Evaluasi Pemangkasan DBH Migas Otsus 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat mendesak Presiden Prabowo...

DBH Migas Papua Barat Dipangkas 80 Persen, DPRP Siapkan Perlawanan Lewat Jalur Politik

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat menyiapkan perlawanan melalui jalur politik dan komunikasi langsung...