Jelang Audit BPK, Sekda Papua Barat Minta OPD Segera Setor Laporan Anggaran

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera menyerahkan laporan penggunaan anggaran tahun anggaran 2025. Instruksi ini dikeluarkan menyusul rencana Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat yang dijadwalkan akan segera melakukan audit keuangan pemerintah daerah.

“Kepala BPK telah menyampaikan bahwa akan masuk audit. Saya menegaskan agar OPD segera menyampaikan laporan penggunaan anggaran. Walaupun batas waktunya 31 Maret, saya minta laporan disampaikan lebih awal kepada BPKAD untuk diteruskan ke BPK Perwakilan Papua Barat,” ujar Ali Baham di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (26/1/2026).

Baca juga:  BI Papua Barat Sebut Pentingnya Data dan Statistik Dalam Perencanaan Pembangunan

Ali Baham berharap percepatan pelaporan ini dapat mendukung Pemprov Papua Barat untuk kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Komitmen seluruh perangkat daerah dinilai vital untuk mewujudkan target Gubernur Dominggus Mandacan tersebut.

Baca juga:  Empat Fasilitas Kesehatan di Manokwari tutup sementara akibat COVID-19

“Fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Majelis Tuntutan Perbendaharaan Keuangan Daerah harus dimaksimalkan agar pengelolaan keuangan daerah berjalan tertib dan akuntabel,” tuturnya.

Selain persiapan audit tahun berjalan, Ali Baham juga menyoroti tindak lanjut atas temuan pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya, khususnya terkait pengembalian kerugian keuangan daerah. Dia meminta Inspektorat segera menjadwalkan pendampingan bagi ASN yang masih memiliki kewajiban pengembalian agar tidak masuk ke ranah hukum.

Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Papua Barat Bersikukuh RAPBD-P 2022 Dibahas Melalui Rapat Paripurna

“Kita ingin memastikan ada tanggung jawab yang berkelanjutan dari ASN untuk menyelesaikan kewajiban pengembalian sebelum masuk pada proses hukum,” tegasnya.

Pemprov juga telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat untuk memperkuat pengawasan. Sinergi ini mencakup koordinasi dan pertukaran informasi terkait penanganan temuan audit maupun laporan masyarakat demi tata kelola yang transparan. (LP14/red)

Latest articles

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari untuk terus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan Hermus...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak di Perdesaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret...