JKN Papua Barat Tembus 98%, Seluruh Kabupaten Kini Status UHC Non Cut Off

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Papua Barat mencatatkan tren positif dengan angka stabil di atas 98 persen sepanjang periode 2025-2026. Seluruh kabupaten di wilayah ini kini resmi berstatus Universal Health Coverage (UHC) Non Cut Off yang memudahkan akses layanan kesehatan.

“Cakupan kepesertaan JKN di Papua Barat tetap terjaga di atas 98 persen dan seluruh kabupaten telah mencapai status UHC Non Cut Off. Hal ini mencerminkan komitmen bersama pemerintah daerah dalam memastikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Dwi Sulistyono Yudo, Senin (26/1/2026).

Baca juga:  Program JKN Jamin Layanan Ibu Hamil di Manokwari, dari USG hingga Obat

Status UHC Non Cut Off ini menjadi kabar baik bagi masyarakat karena memangkas waktu tunggu layanan secara signifikan. Warga kini bisa langsung mengakses layanan kesehatan di fasilitas medis segera setelah terdaftar sebagai peserta JKN tanpa perlu menunggu masa aktif.

“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan UHC, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga implementasi di lapangan,” tambah Dwi.

Baca juga:  Pandemi, Program Palapa Ring Timur di Manokwari dihentikan sementara

Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah daerah hingga perencanaan penganggaran yang berkelanjutan. Pemerintah daerah berperan aktif mulai dari pendataan penduduk, pengusulan kepesertaan, hingga pengawalan keaktifan peserta JKN.

“Pengelolaan iuran yang tertib dan terencana memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lancar dan tanpa hambatan administratif,” jelasnya.

Baca juga:  Hasil Pemeriksaan Dokter, Tidak Ditemukan Tindak Kekerasan di Tubuh Yahya 

Selain penguatan kepesertaan, sosialisasi layanan non tatap muka juga terus digencarkan melalui kanal digital seperti PANDAWA (0811-8165-165), Mobile JKN, hingga BPJS Online. Kemudahan akses ini diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat Papua Barat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

“Kami berharap manfaat jaminan kesehatan ini terus dirasakan oleh masyarakat Papua Barat, dengan dukungan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara di seluruh fasilitas kesehatan,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ganti 9 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya

0
JAKARTA, LinkPapua.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sembilan Kapolda di sejumlah wilayah Indonesia. Mutasi besar-besaran ini menyasar perwira tinggi di tingkat provinsi...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Musrenbang Otsus-RKPD Papua Barat Fokuskan 3 Program Prioritas Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua...

Musrenbang Papua Barat 2027 Sepakati 446 Subkegiatan, Anggaran Otsus Tembus Rp1 Triliun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati ratusan subkegiatan prioritas dengan total...