Gini Ratio Papua Barat 0,383, Desa Lebih Tinggi dari Kota

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Papua Barat pada September 2025 berada di angka 0,383. Angka ketimpangan di wilayah perdesaan terpantau jauh lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah perkotaan.

“Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 0,289, dan Gini Ratio wilayah perdesaan sebesar 0,418,” tulis BPS Papua Barat dalam laporannya dikutip LinkPapua.id, Senin (16/2/2026).

Baca juga:  Inflasi Papua Barat Naik di Bulan Maret, ini Komoditas Penyumbang Terbesar

Berdasarkan data tersebut, terlihat adanya jarak distribusi pengeluaran yang cukup signifikan antara desa dan kota. Kondisi ini menjadi potret dinamika ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Papua Barat.

“Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah adalah sebesar 18,65 persen,” ungkap BPS.

Secara umum, angka distribusi tersebut menunjukkan bahwa pengeluaran penduduk di Papua Barat masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Kondisi ini mencerminkan distribusi pengeluaran yang relatif masih stabil secara makro.

Baca juga:  Ribuan nakes di Papua Barat siap divaksin Sinovac

“Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 22,83 persen yang berarti tergolong ketimpangan rendah,” lanjutnya.

Capaian di sektor perkotaan ini menunjukkan pemerataan pengeluaran yang lebih baik bagi kelompok ekonomi bawah. Angka ini memberikan gambaran positif bagi pertumbuhan ekonomi di pusat-pusat kota.

Baca juga:  Ekspor Melesat, Papua Barat dan Papua Barat Daya Cetak Surplus Dagang di Maret 2025

“Sementara untuk daerah perdesaan, angkanya tercatat sebesar 17,81 persen, yang berarti tergolong dalam ketimpangan rendah,” tutup laporan tersebut.

Meskipun masuk kategori rendah, angka perdesaan tetap memerlukan perhatian khusus agar tidak semakin menjauh dari angka perkotaan. BPS terus memantau pergerakan ini sebagai bahan evaluasi kebijakan ekonomi ke depan. (*/red)

Latest articles

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, secara resmi menyerahkan 100 peserta Latihan Dasar...

More like this

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...