Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas Usai Serangan Israel-AS

Published on

TEHERAN, LinkPapua.id – Pemerintah Iran mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar kematian Pemimpin Tertinggi mereka dalam serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat. Ali Khamenei kini telah terkonfirmasi tewas dalam operasi militer tersebut.

“Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai syahid,” demikian dilaporkan stasiun penyiaran negara IRIB dilansir CNN Internasional, Minggu (1/3/2026).

Konfirmasi kematian tersebut juga diperkuat oleh laporan kantor berita lokal Tasnim dan Fars. Seluruh media resmi Iran tersebut menyatakan bahwa Ali Khamenei tewas akibat serangan mendadak di jantung negara tersebut.

Baca juga:  Dubes Iran Sebut 555 Orang Tewas Akibat Serangan Israel-AS, Banyak Anak-Anak

“Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataan yang disiarkan televisi, dilansir AFP.

Netanyahu mengungkapkan bahwa tentara Israel dan Amerika Serikat setidaknya menjatuhkan 30 bom ke arah kompleks kediaman Khamenei. Serangan gabungan yang terjadi pada Sabtu (28/2) itu memang menargetkan titik pusat kekuasaan di Teheran.

Baca juga:  Tak Punya Dokumen Kepemilikan, 4 Objek di Kawasan Bandara Manokwari Bakal Dieksekusi

“Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel,” ucap Netanyahu.

“Rencana itu sudah tidak ada lagi–dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi,” sambungnya.

Baca juga:  Asisten III Papua Barat Beberkan Tantangan Otsus: Kita Butuh SDM untuk Maju

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut mengumumkan kesuksesan operasi militer tersebut melalui platform media miliknya. Dia menegaskan bahwa salah satu tokoh paling berpengaruh di Timur Tengah tersebut telah meninggal dunia.

“Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” kata Trump di jaringan media Social Truth miliknya, dilansir AFP. (*/red)

Latest articles

IHTP Papua dan Bawaslu Manokwari Jalin Kerja Sama, Perkuat Pengawasan Pemilu

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manokwari melalui penandatanganan...

More like this

IHTP Papua dan Bawaslu Manokwari Jalin Kerja Sama, Perkuat Pengawasan Pemilu

MANOKWARI, Linkpapua.id – Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua menjalin kerja sama...

Unik! Warga Kampung Yamboi Disebut Tak Konsumsi Pinang dan Merokok, Ini Cerita di Balik TMMD

MANSEL, LinkPapua.id – Di tengah kesibukan pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...

Medan Berat Tak Surutkan Semangat, Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Yamboi Gotong Royong Dorong Material

MANSEL, LinkPapua.id – Kondisi medan yang berbukit dan akses yang menantang tidak menyurutkan semangat...