MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 1.898 peserta tercatat mengikuti seleksi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Papua Barat. Ribuan peserta tersebut terbagi ke dalam berbagai kategori, mulai dari calon taruna Akpol hingga Bintara dan Tamtama.
“Melalui pakta integritas dan pengambilan sumpah ini, kita teguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun kecurangan dalam proses seleksi,” kata Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana di Manokwari, Selasa (31/3/2026).

Rincian peserta seleksi kali ini didominasi oleh kategori Bintara PTU (kemampuan SPKT) yang mencapai 1.660 orang. Selain itu, terdapat 59 orang pendaftar Akpol, 47 orang Tamtama, 43 orang Bintara Polair, 61 orang Bintara Intelijen, dan 28 orang Bakomsus.
Wakapolda memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polda Papua Barat beserta panitia seleksi dan orang tua peserta.
Penegasan komitmen ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan rekrutmen bebas dari intervensi maupun praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Keterlibatan orang tua dan wali murid menjadi bagian dari pengawasan eksternal guna menjamin transparansi seleksi.
Pihak kepolisian mengingatkan bahwa kelulusan para peserta ditentukan sepenuhnya oleh kemampuan serta hasil usaha masing-masing individu. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mudah tergiur oleh janji manis oknum-oknum yang mengklaim bisa membantu kelulusan.
“Polda Papua Barat berkomitmen penuh untuk melaksanakan penerimaan anggota Polri secara bersih dan transparan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta melaporkan apabila ditemukan adanya indikasi penyimpangan,” ujar Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo. (LP3/red)







