UNIPA-WWF Indonesia Perbarui MoU, Lanjutkan Kemitraan Strategis hingga 2030

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Papua (UNIPA) dan Yayasan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia Program Papua melanjutkan kemitraan strategis untuk mendukung konservasi alam di tanah Papua. Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) baru guna mengawal pembangunan berkelanjutan hingga periode 2030 mendatang.

“UNIPA saat ini berada pada tahap penguatan publikasi jurnal. Kerja sama dengan WWF membantu mendorong proses tersebut, baik secara individu, tim, maupun kolaborasi antarlembaga,” ujar Rektor UNIPA Prof Hugo Warami di Kampus UNIPA, Manokwari, Kamis (16/4/2026).

Baca juga:  Kasus Pemalsuan Dokumen CPNS, Pj Gubernur Papua Barat Minta Taat Hukum

Prof Hugo menilai kolaborasi ini memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui aspek penelitian dan pengabdian masyarakat. Pihak kampus juga memfokuskan kerja sama pada kajian tata kelola komoditas unggulan serta dokumen perencanaan pembangunan berbasis ekologi.

Baca juga:  Universitas Papua Akan Kukuhkan Tujuh Guru Besar

Kemitraan yang terjalin sejak 2021 ini mencakup penguatan pengelolaan ekosistem perikanan hingga riset etnobiologi. Pimpinan WWF Indonesia Program Papua Dr Wika A Rumbiak memandang perpanjangan kerja sama tersebut sebagai momentum untuk memperluas dampak program secara inklusif.

“Kami berharap kemitraan ini tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam aksi nyata yang berdampak,” tutur Wika.

Baca juga:  Jurusan Biologi UNIPA Raih Akreditasi Unggul, Pertama di Kampus

Wika mengapresiasi kontribusi aktif para dosen dan mahasiswa UNIPA dalam memperkaya pendekatan WWF di lapangan. Seluruh pihak optimis bahwa kolaborasi lintas sektor ini mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan. (LP14/red)

Latest articles

Marga Ateta Ngadu ke Dewan, Tuntut Kejelasan Jalan 27,6 Km untuk...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Marga Ateta mengadu ke DPRP Papua Barat untuk meminta kejelasan penggunaan jalan akses sepanjang 27,6 kilometer di wilayah adat...

More like this

Marga Ateta Ngadu ke Dewan, Tuntut Kejelasan Jalan 27,6 Km untuk Operasional Genting Oil

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Marga Ateta mengadu ke DPRP Papua Barat untuk meminta...

Gubernur Dominggus Pastikan Gedung DPRP dan MRPB Dibangun 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memastikan pembangunan gedung baru DPR Papua...

Gubernur Papua Barat Lantik 4 Pejabat Eselon II, Perkuat Birokrasi-Pelayanan Publik

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama...