Sempat Dirawat di RS, 8 Korban Pengeroyokan SMA Taruna Manokwari Sekolah Lagi Senin

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Delapan siswa korban pengeroyokan massal di SMA Taruna Nusantara Manokwari bersiap kembali mengikuti aktivitas belajar mengajar. Para siswa tersebut sebelumnya menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat mengalami sejumlah luka usai mendapat serangan dari para senior.

“Kemarin delapan tapi sudah balik semua,” kata Kepala SMA Taruna Nusantara Yusuf Ragainaga memberikan keterangan, Kamis (23/4/2026).

Yusuf memastikan para korban saat ini sudah meninggalkan rumah sakit dan berada di rumah masing-masing. Pihak sekolah mengatur jadwal kepulangan para siswa tersebut agar mereka dapat memulihkan trauma sebelum kembali ke asrama.

Baca juga:  BKPRMI Cup 2021: 6 Tim Berburu Tiket ke Final

“Mereka akan kembali Senin. Nanti kita lihat trauma bagaimana mereka harap bagaimana kita terima dengan lapang dada sekaligus kita yakinkan mereka bahwa sekolah itu penting,” ujarnya.

Kepala Sekolah mengakui bahwa insiden pengeroyokan pada Rabu (22/4) malam itu merupakan peristiwa yang paling besar dan menonjol. Dia menyebut aksi kekerasan para senior berlangsung sangat cepat saat para junior sedang melaksanakan kegiatan belajar mandiri.

Baca juga:  Tutup Masa Pembentukan Karakter Siswa SMA Taruna Kasuari Nusantara, Ini Pesan Kasdam

“Kita akan evaluasi menyeluruh tapi harus kita sadari bahwa ini sekolah idealnya bukan Sekolah Taruna, namun keadaan sehingga kalau tidak tempat yaa jangan di paksakan,” ucap Yusuf.

Pihak sekolah juga telah mengambil tindakan tegas dengan memulangkan sebanyak 60 orang siswa yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Yusuf menyerahkan sepenuhnya perkembangan data pasti mengenai siswa yang keluar kepada proses penyidikan kepolisian.

Baca juga:  Terkendala Regulasi, Perseman Hanya Daftarkan Pemain Usia 18-22 di Liga 3

“Sesuai keterangan (siswa yang keluar) belum jumlah pasti nanti setelah pemeriksaan pasti (data) akan keluar,” jelasnya.

Manajemen sekolah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya penegakan hukum yang kini berjalan di Polresta Manokwari. Pihak sekolah siap mengantar langsung para saksi atau terduga pelaku jika penyidik memerlukan keterangan tambahan.

“Saya kira sudah diserahkan semua ke penegak hukum, sekolah mendukung apabila diminta keterangan kita antar ke Polres,” pungkas Yusuf. (LP2/red)

Latest articles

DPRK Manokwari Bahas Hasil Monitoring LKPJ Bupati 2025, Setiap Komisi Sampaikan...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari menggelar pertemuan dengan agenda penyampaian hasil monitoring terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025, yang berlangsung di Kantor...

More like this

DPRK Manokwari Bahas Hasil Monitoring LKPJ Bupati 2025, Setiap Komisi Sampaikan Rekomendasi

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari menggelar pertemuan dengan agenda penyampaian hasil monitoring terhadap Laporan Keterangan...

Hidupkan Gairah Voli, Komunitas Mnukwar Gelar Turnamen di Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id-Komunitas Volly Ball Mnukwar dijadwalkan menggelar turnamen bola voli yang akan mempertemukan berbagai...

Polresta Manokwari Amankan Dua Pelaku Pencurian Kios, Laptop dan Uang Tunai Disita

MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polresta Manokwari berhasil mengungkap kasus pencurian...