MANSEL, LinkPapua.id – Taman Kanak-Kanak (TK) Kemala Bhayangkari 08 Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, melepas 48 siswa tahun pelajaran 2025/2026. Pelepasan siswa itu ditandai dengan pentas seni dan tarian siswa.
Acara pelepasan dihadiri Kapolres Mansel AKBP Marcel Doni bersama Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Irene Marcel. Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Mansel Sarimon Mandacan, Ketua Himpaudi Mansel, serta orang tua siswa.

“Ini adalah hari berbahagia, namun juga mengharukan karena akan melepas anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di Taman Kanak-Kanak. Mereka akan melangkah ke jenjang pendidikan lebih tinggi yakni Sekolah Dasar (SD) sehingga kami sangat bangga melihat mereka tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas, ceria, dan penuh rasa ingin tahu,” ujar Irene saat acara pelepasan siswa di Gedung KNPI Ransiki, Selasa (9/6/2026).

Irene menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di TK Kemala Bhayangkari 08 Ransiki. Dia menilai dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam proses pendidikan siswa.
“Kerja sama dan dukungan dari Bapak-Ibu semua sangatlah berarti bagi kesuksesan pendidikan anak-anak kita,” katanya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada komite, kepala sekolah, guru, dan pengurus bidang sosial Yayasan Kemala Bhayangkari. Dia menyebut penamatan siswa dapat terlaksana berkat kerja bersama seluruh pihak.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, kepala sekolah, dan guru telah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam mendidik anak-anak. Berkat usaha dan bimbingan para guru, anak-anak kita telah banyak belajar dan berkembang, baik dari segi akademis maupun karakter,” tuturnya.
Kepala TK Kemala Bhayangkari Hobertina Watum Lawar mengatakan 48 siswa kelas B dilepas ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Para siswa selanjutnya akan melanjutkan pendidikan ke SD.
Hobertina berharap para siswa mendapat kemudahan saat menempuh pendidikan di jenjang berikutnya. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah.
“Terima kasih atas kepercayaan seluruh orang tua yang di berikan kepada para pengurus TK Kemala Bhayangkari dalam mendidik anak-anak mereka,” ucapnya.
Sementara itu, Melsa Aibekop yang mewakili orang tua siswa menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru. Dia mengenang perubahan anak-anak sejak pertama kali masuk sekolah hingga akhirnya berani tampil dalam pentas seni.
Melsa menyebut sebagian anak dahulu masih menggenggam erat tangan orang tua saat masuk sekolah. Ada pula yang menangis ketika ditinggal dan membawa pulang bekal yang masih penuh.
Kini, kata Melsa, anak-anak sudah bisa menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’, menghafal doa, dan berani tampil di depan banyak orang. Dia menilai perubahan itu tidak lepas dari peran para guru.
“Untuk itu, atas nama orang tua kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Mansel bersama Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari atas perhatian dan dukungan untuk pendidikan anak-anak di TK Bhayangkari 08 Ransiki. Terima kasih setinggi-tingginya kepada Ibu Kepala Sekolah dan seluruh ibu guru untuk kesabarannya. Bukan hanya mengajar calistung (membaca, menulis, dan Berhitung), tapi juga mengajarkan adab, disiplin, serta mengajar anak menjadi anak Bhayangkari yang berkarakter,” paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Mansel Sarimon Mandacan menyampaikan akan ada pertemuan untuk para guru dari jenjang PAUD sampai SMA/SMK. Pertemuan itu membahas program sekolah gratis.
Sarimon berharap para guru hadir dalam pertemuan tersebut. Dia meminta informasi dari pertemuan itu diteruskan kepada orang tua murid, terutama bagi anak-anak yang akan mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya. (*/red)








