SMP Satu Atap Moyeba Bintuni Hanya Punya 6 Murid Baru, Khawatir Ditutup

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – SMP Satu Atap (Satap) Moyeba di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, hanya menerima 6 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Pihak sekolah mengkhawatirkan kondisi tersebut dapat berujung pada penutupan sekolah jika terus berlanjut.

“Kalau sampai SMP itu tidak dapat siswa, itu pengaruhnya tutup. Kalau tutup, berarti guru-guru akan ditarik dari Distrik Moskona, masyarakat sendiri yang rugi,” ujar Kepala SMP Satap Moyeba Supardi saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kampung Hokut, Distrik Bintuni, Senin (13/7/2026).

Baca juga:  Pemkab Manokwari Serahkan Bantuan Hibah Multimedia Dukung KPU Sukseskan Pemilu 2024

Kegiatan belajar mengajar (KBM) SMP Satap Moyeba masih berlangsung di pengungsian akibat konflik bersenjata di Distrik Moskona Utara sejak akhir 2025. Saat MPLS dimulai, para guru memanfaatkan ruang kelas darurat di rumah kepala sekolah.

“Karena kelas yang selama ini kita gunakan KBM masih numpang di SD Kalikodok, terpaksa untuk MPLS ini kita laksanakan di ruang kelas darurat,” kata Supardi.

Baca juga:  Perkenalkan Budaya-Kerajinan, Pemkab Raja Ampat Gelar Festival Suling Tambur

Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) Teluk Bintuni sebelumnya menyediakan ruang belajar di SD Bintuni 2 atau SD Kalikodok. Para siswa SMP SATAP Moyeba mengikuti KBM secara bergantian setelah murid SD selesai belajar.

Supardi menduga minimnya jumlah pendaftar dipengaruhi sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum dipahami masyarakat. Menurutnya, sebagian orang tua masih menganggap sistem tersebut tidak berjalan.

Baca juga:  Tuntut Pengangkatan jadi CPNS, Honorer Geruduk Kantor BKPP Teluk Bintuni

“Mungkin mereka masih anggap, sistem itu tidak berfungsi,” ucapnya.

Saat ini total siswa SMP SATAP Moyeba dari kelas VII hingga IX berjumlah 30 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 siswa merupakan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. (LP5/red)

Latest articles

Panitia Raker FGM GKI se-Tanah Papua Apresiasi Dukungan Bupati Teluk Bintuni

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id– Lebih dari 200 peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua telah tiba di Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Rapat Kerja (Raker)...

More like this

Panitia Raker FGM GKI se-Tanah Papua Apresiasi Dukungan Bupati Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id– Lebih dari 200 peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua telah...

‎Jadi Sarana Komunikasi Masyarakat, Satgas TMMD Mansel Perbaiki Balai Kampung Yamboi

MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel)...

‎Tak Hanya Rumah Warga, Satgas TMMD Mansel Juga Benahi Balai Kampung Yamboi

MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel)...