Pria Lansia di Fakfak Diparangi Kerabat gegara Cekcok Selang Air, Pelaku Ditangkap 

Published on

FAKFAK, LinkPapua.id – Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Baco (70) diparangi kerabatnya berinisial KR alias Kadir (68) diduga akibat cekcok soal pemasangan selang air di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pelaku kini telah diamankan polisi, sementara korban menjalani perawatan di rumah sakit.

“Pelakunya sudah kita amankan di Polres,” kata Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di Kampung Perwasak, Distrik Fakfak Barat, Rabu (15/7) sekitar pukul 06.30 WIT. Korban mengalami luka sobek di pipi kiri akibat sabetan parang setelah bertemu pelaku di depan Pos Kamling RT 004.

Baca juga:  545 Guru Kini Jadi PPPK, Suriyati Faisal: Tidak Ada Istilah Malas-malasan Lagi

Kapolres mengatakan penganiayaan dipicu perselisihan yang telah terjadi sejak Senin (13/7) sekitar pukul 09.00 WIT. Saat itu korban dan pelaku terlibat cekcok karena selang air milik korban melintasi halaman rumah pelaku menuju bak penampungan air umum.

“Pelaku tidak menerima pemasangan selang tersebut karena dianggap melewati halaman rumahnya,” kata Naim.

Bak penampungan air itu merupakan bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri tahun 2007 yang berada di belakang rumah pelaku. Pada Rabu pagi, korban berjalan menuju Pos Kamling RT 004 untuk mematikan lampu, sedangkan pelaku hendak pergi ke kebun hingga keduanya bertemu.

Baca juga:  DPRD Manokwari Rekomendasikan Pembangunan Fasilitas Pendidikan dan Jembatan Penyeberangan

“Sekitar pukul 06.30 WIT, saat korban berjalan kaki menuju Pos Kamling RT 004 untuk mematikan lampu pos, pelaku yang hendak menuju kebun bertemu dengan korban di depan Pos Kamling. Selanjutnya terjadi penganiayaan menggunakan parang/golok terhadap korban,” bebernya.

Baca juga:  Perempuan Manokwari yang Aniaya 2 Anak Tirinya Resmi Ditahan

Seorang warga kemudian membawa korban menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Fakfak Barat di Kampung Werba untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena fasilitas medis terbatas, korban dirujuk ke UGD RSUD Fakfak untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, polisi telah mengamankan sebilah parang yang diduga digunakan pelaku dalam penganiayaan tersebut. Naim mengatakan korban masih menjalani perawatan akibat dua luka sobek di bagian pipi dan satu luka sobek di bahu kiri. (*/red)

Latest articles

Hasani Ulman Ungkap Status Sertifikat Hak Ulayat Eks PTPN II Prafi...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPR Papua Barat (DPRP) Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) Hasani Ulman menilai status sertifikat hak ulayat di kawasan eks perkebunan kelapa...

More like this

Bertahun-tahun Murid Naik Perahu, Pemkab Bintuni Bangun 2 RKB SD di Wimbro

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, membangun 2 ruang...

SMP Satu Atap Moyeba Bintuni Hanya Punya 6 Murid Baru, Khawatir Ditutup

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – SMP Satu Atap (Satap) Moyeba di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua...

Tak Ingin Pegawai Makan Gaji Buta, Plt Kadishub Bintuni Bagi Tugas Staf

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Teluk Bintuni Jandri...