Autopsi Jenazah Presenter TVRI Papua Barat Dijadwalkan Kamis, Polda Siapkan Seluruh Fasilitas

Published on

 MANOKWARI, Linkpapua.id-Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Papua Barat memastikan seluruh persiapan pelaksanaan autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, terus dimatangkan setelah menerima surat permohonan autopsi dari penyidik Selasa (28/7/2026).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Papua Barat, Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., QHIA, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan guna mendukung kelancaran proses autopsi, mulai dari kesiapan ruang autopsi, tempat penyimpanan jenazah, hingga sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Setelah menerima surat permohonan autopsi dari penyidik, kami langsung menindaklanjuti dengan menyiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan autopsi, termasuk ruang autopsi, tempat jenazah, serta fasilitas pendukung lainnya,” ujar Kabid Dokkes.

Baca juga:  Peserta BPJS di Manokwari Sembuh dari Infeksi Paru-paru, Semua Biaya Ditanggung JKN

Ia menjelaskan, hingga saat ini Papua Barat belum memiliki dokter spesialis forensik yang menetap di Manokwari. Oleh karena itu, Polda Papua Barat bekerja sama dengan dokter spesialis forensik dari Jayapura untuk melaksanakan autopsi tersebut.

“Surat permohonan autopsi akan kami kirimkan hari ini. Secara informal, kami juga telah berkoordinasi dengan dokter spesialis forensik dari Jayapura yang akan melaksanakan autopsi di Manokwari,” jelasnya.

Kabid Dokkes menambahkan, semula autopsi dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu. Namun, berdasarkan hasil koordinasi dengan tim dan pihak protokol bandara di Jayapura, penerbangan dari Jayapura menuju Manokwari pada hari tersebut dibatalkan, sehingga pelaksanaan autopsi dijadwalkan ulang menjadi hari Kamis.

Baca juga:  HUT Bhayangkara ke-75, Polda Papua Barat Anjangsana Ke Purnawirawan dan Warakawuri

“Perubahan jadwal ini telah kami koordinasikan dengan seluruh tim terkait serta kami sampaikan kepada pihak keluarga. Kami telah menjelaskan alasan penundaan tersebut sehingga diharapkan seluruh proses persiapan autopsi dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Polda Papua Barat menegaskan bahwa pelaksanaan autopsi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh kepastian medis terkait penyebab kematian. Seluruh tahapan akan dilaksanakan secara profesional, ilmiah, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca juga:  Analisis Bawaslu Jelang Pemilu di PB-PBD: Politik Identitas Normal, Politik Uang Rawan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., mengimbau masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada penyidik dan tim medis dalam menjalankan proses autopsi secara profesional.

“Autopsi merupakan bagian dari proses penyidikan ilmiah untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab kematian. Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Polda Papua Barat berkomitmen menangani perkara ini secara transparan, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Perkembangan proses penyidikan akan kami sampaikan secara berkala kepada publik,” tegas Kabid Humas.(LP3/Red)

Latest articles

Indonesia Sudah Masuki Fenomena El Nino Kuat

0
JAKARTA, LinkPapua – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia telah memasuki kategori fenomena El Nino kuat. Kondisi tersebut membuat pemerintah memperkuat langkah...

More like this

Polda Papua Barat Tunggu Dokter Forensik dari Jayapura untuk Autopsi Jenazah Yanto Idorway

MANOKWARI, Linkpapua.id– Polda Papua Barat masih menunggu kedatangan dokter forensik dari Jayapura untuk melaksanakan...

Peredaran Sabu di Prafi Terungkap, Pria 36 Tahun Ditangkap Polisi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Tim Opsnal Satuan Sat Resnarkoba Polresta Manokwari berhasil mengungkap kasus tindak...

Daniel Mandacan Dorong Pemerintah Perhatikan LMA dan DAS sebagai Representasi Masyarakat Adat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari, Daniel Mandacan, mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari agar...