Papua Barat Bersiap Hadapi Evaluasi Pemerintahan Digital, Minta Buktikan Mutu Layanan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mulai mempersiapkan diri menghadapi evaluasi pemerintahan digital (pemdi) melalui sosialisasi Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 8 Tahun 2026. Penerapan sistem evaluasi baru itu menuntut pemerintah daerah membuktikan mutu pelayanan publik berbasis digital.

“Pemerintah Papua Barat harus mampu meraih hasil evaluasi yang baik bukan semata-mata memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi lebih dari itu menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat seluruh Papua Barat,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Papua Barat Nency Titty Lidya Wyzer saat sosialisasi Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 8 Tahun 2026 yang digelar Diskominfo-SP Papua Barat di Manokwari, Rabu (29/7/2026).

Baca juga:  Hari Kartini, Wagub Papua Barat Luncurkan Program Genting-Serahkan Bantuan di Mansel

Sosialisasi tersebut diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Barat. Narasumber dari Kementerian PAN-RB juga mengikuti kegiatan itu secara virtual.

Nency mengatakan transformasi digital bukan lagi menjadi pilihan dalam tata kelola pemerintahan modern. Dia menyebut regulasi baru menjadi pedoman untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja pemerintahan digital agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, transparan, dan akuntabel.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Dorong Reforma Agraria Hormati Hak Adat-Cegah Sengketa Tanah

Dia menyebut capaian indeks pemerintahan digital tidak boleh berhenti pada peningkatan skor evaluasi semata. Implementasi digitalisasi harus mampu menjawab persoalan akses layanan publik, integrasi data antarperangkat daerah, hingga keamanan sistem informasi pemerintah.

Sementara itu, Kepala Seksi Layanan Manajemen Data dan Informasi e-Government Entik F Garini mengatakan sosialisasi bertujuan menyamakan persepsi seluruh OPD. Penyamaan persepsi itu mencakup mekanisme, indikator, dan strategi pelaksanaan Evaluasi Pemerintahan Digital sesuai regulasi terbaru.

Baca juga:  Sekda Papua Barat Sambut Kedatangan para Delegasi Youth Twenty

Evaluasi pemerintahan digital menjadi salah satu instrumen pemerintah pusat untuk mengukur kesiapan daerah membangun birokrasi digital yang terintegrasi. Papua Barat juga dituntut memastikan transformasi digital berdampak pada kemudahan layanan masyarakat, efisiensi birokrasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (LP14/red)

Latest articles

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari...

More like this

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...

Waktu Efektif Tinggal 2 Bulan, DPRP Papua Barat Kejar Finalisasi Regulasi dan APBD 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sejumlah agenda legislasi...