JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa telah meninggalkan Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sebelum penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi. Polisi memastikan Wamenpar tidak berada di lokasi saat penembakan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 yang melukai dua warga.
“Beliau hadir kemarin pada saat pembukaan. Hari ini jam 6 sudah terbang balik,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Cahyo menegaskan informasi yang menyebut Wamenpar berada di lokasi saat penembakan tidak benar. Ni Luh Puspa sebelumnya menghadiri pembukaan FBLB yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026).
Wamenpar bersama pejabat lainnya sudah meninggalkan lokasi sebelum penembakan terjadi. Peristiwa penembakan terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIT di Distrik Walesi, Jayawijaya.
“Jadi pada saat kejadian nggak ada sama sekali pejabat, karena memang pembukaannya itu kemarin, bukan hari ini,” ujarnya.
Cahyo memastikan kunjungan Wamenpar ke Festival Budaya Lembah Baliem berlangsung sehari sebelum penembakan. Ni Luh Puspa kemudian meninggalkan Jayawijaya pada Sabtu pagi dan terbang ke Jakarta.
“Didatangi kemarin. Tadi pagi sudah terbang ke Jakarta,” jelasnya.
Penembakan terjadi di pintu masuk atau gerbang utama lokasi Festival Budaya Lembah Baliem. Dua warga sipil mengalami luka tembak dalam peristiwa tersebut.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis. Aparat gabungan TNI-Polri juga masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
Dalam rekaman video terdengar beberapa kali suara tembakan di sekitar lokasi festival. Masyarakat yang berada di lokasi terlihat panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri. (*/red)








