MANOKWARI, Linkpapua.id – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kaimana menetapkan Suny Syamsu sebagai Ketua DPD Golkar Kaimana terpilih, Rabu (12/8/2026).
Suny Syamsu yang juga merupakan anggota DPRK Kaimana menjadi calon tunggal dalam pelaksanaan Musda tersebut. Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya proses konsolidasi organisasi Golkar di Kabupaten Kaimana yang telah lama tertunda.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Suny menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk membawa Golkar semakin kuat di Kaimana.
“Banyak syukur karena sejak 2015 baru terlaksana Musda ini. Terima kasih kepada seluruh pengurus Kabupaten yang sudah berkontribusi,” ujar Suny.

Ia menegaskan akan membuktikan kepercayaan yang diberikan kader dengan bekerja dan membesarkan partai. Sebagai kader yang lahir dan besar di lingkungan Golkar, Suny menyatakan siap memenangkan Golkar di Kabupaten Kaimana.
“Sebagai perempuan, saya siap memenangkan Golkar. Golkar mengutamakan kader,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Papua Barat, Ferry Auparay, menyebut terpilihnya Suny Syamsu sebagai sejarah baru bagi Golkar Kaimana.
Menurutnya, Golkar kini mencatat sejarah dengan lahirnya perempuan Papua sebagai Ketua DPD Golkar Kaimana. Ia menilai hal tersebut menunjukkan komitmen Golkar Papua Barat dalam memberikan ruang yang lebih besar bagi perempuan untuk memimpin partai.
“Ini sejarah baru di Kaimana. Saat ini lahir perempuan Papua menjadi Ketua Golkar di Kaimana. Ini sangat membanggakan. Golkar Papua Barat benar-benar menghargai perempuan,” kata Feri.
Ia menilai kepemimpinan perempuan di Golkar juga menjadi bukti bahwa kaderisasi partai berjalan dan peluang bagi kader untuk menjadi pemimpin terbuka lebar.
Anggota DPR Papua Barat itu menegaskan, Golkar Kaimana ke depan harus mampu memperkuat konsolidasi dan memenangkan kontestasi politik, termasuk merebut posisi pimpinan DPRK Kaimana.
“Golkar harus pimpin DPRK Kaimana. Harus menang di Kaimana. Kita harus bersatu membangun Golkar dan bergandengan tangan sehingga ke depan bisa menghasilkan bupati dari Partai Golkar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar menjadikan Musda sebagai momentum untuk mengakhiri perbedaan dan memperkuat persatuan internal partai.
“Golkar itu dinamis dan milik semua orang. Ini lembaga kader bangsa. Bergabung dengan Golkar adalah pilihan yang tepat. Tanggung jawab di Kaimana harus bisa dilaksanakan,” tandasnya.(LP3/Red)














