MANOKWARI, Linkpapua.id – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Manokwari yang digelar Rabu (19/8/2026) di sekretariat Golkar Manokwari dihadiri tiga bupati di Provinsi Papua Barat. Ketiga Bupati tersebut yaitu Bupati Fakfak Samaun Dahlan yang juga Ketua DPD Partai Golkar Papua, Yohanis Manibuy Bupati Teluk Bintuni yang juga ketua haria DPD Partai Golkar Papua Barat serta Bupati Manokwari Hermus Indou.
Musda tersebut turut dihadiri tiga bupati di Papua Barat. Kehadiran para kepala daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan politik dan sinergi antara Partai Golkar dengan pemerintah daerah.
Dalam Musda XI tersebut, Haryono menyampaikan pentingnya Partai Golkar Manokwari melakukan transformasi organisasi sesuai dengan dinamika politik dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Transformasi: Dinamika politik dan kebutuhan masyarakat Manokwari terus berkembang. Golkar Manokwari harus adaptif, modern, merangkul generasi muda, memanfaatkan teknologi, dan menghadirkan tata kelola partai yang akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Partai Golkar harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Karya Nyata: Doktrin kita adalah Karya Kekaryaan. Kehadiran Golkar harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat melalui sinergi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Hermus Indou serta jajaran Forkopimda dan mitra partai politik di parlemen,” katanya.
Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou memberikan apresiasi terhadap peran Partai Golkar dalam mendukung pemerintahan daerah.
Menurut Hermus, Golkar selama ini tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan, tetapi juga aktif memberikan masukan konstruktif terhadap berbagai kebijakan pembangunan.
“Golkar selama ini mengawal pemerintah. Golkar selalu memberikan masukan-masukan yang konstruktif. Harapan saya Golkar bisa selalu bersama-sama dalam pemerintahan,” kata Hermus.
Ia menilai soliditas Partai Golkar menjadi salah satu kekuatan penting karena partai tersebut dinilai mampu menyiapkan kader-kader yang kompetitif untuk mengisi berbagai posisi strategis.
“Golkar selalu solid karena kader-kadernya kompetitif. Golkar tidak pernah gagal menyiapkan kader. Sejak dulu Golkar selalu menjadi bagian dalam pemerintahan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Samaun Dahlan mengajak seluruh pengurus Golkar Manokwari menjadikan hasil Pemilu sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Samaun menyebut raihan empat kursi Partai Golkar di Manokwari merupakan capaian yang menunjukkan bahwa partai tersebut masih memiliki basis politik yang kuat.
“Capaian empat kursi di Manokwari ini menjadi bukti bahwa Golkar memiliki basis politik yang kuat. Namun, ke depan harus bisa menambah kursi,” tegasnya.

Menurutnya, persaingan politik di Kabupaten Manokwari masih sangat terbuka sehingga Golkar harus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat distrik.
Ia menekankan pentingnya konsolidasi dan soliditas seluruh jajaran pengurus agar mesin politik partai semakin kuat dalam menghadapi Pemilu mendatang.
“Persaingan politik di Manokwari sangat terbuka. Karena itu, struktur harus dibentuk dan diperkuat hingga distrik. Yang paling penting adalah soliditas organisasi,” pungkasnya.
Musda XI DPD Partai Golkar Manokwari diharapkan menghasilkan kepemimpinan dan program kerja yang mampu membawa partai semakin adaptif, solid, serta dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Golkar dalam pembangunan Kabupaten Manokwari.(LP3/Red)
















