TNI Gadungan Dibekuk di Manokwari, Sempat Bertemu Bupati, Ngaku Utusan Pertamina

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- TNI gadungan ditangkap tim gabungan POM Dam Kasuari, BAIS Satgas Maro serta Deninletdam, Kamis (29/4/2021) malam di Manokwari. Pria bernama R Tessa Aditya Sidharta itu ternyata sudah lama menjalankan aksi penipuan di Teluk Bintuni.

Sejumlah pejabat daerah telah jadi korbannya. Bahkan ia dilaporkan sudah bertemu bupati dan wabup.

Plt Sekda Teluk Bintuni Frans Awak, mengkonfirmasi, Tessa Aditya Sidharta, sudah beberapa kali bertemu dengannya. Bahkan sudah pernah bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni terkait izin perusahaan minyak PT Petro Energi Utama Weriagar (PEUW).

Baca juga:  Gelar Doa Berantai, Pendeta Klasis GKI Teluk Bintuni Harap Pandemi Segera Berakhir

Frans Awak menjelaskan, selama ini Aditya mengaku sebagai anggota TNI. Ia mengaku diperbantukan untuk menjadi pejabat penghubung oleh Pertamina untuk membantu proses izin PT (PEUW).

“Saya belum tau kalau beliau ini dari Pertamina untuk memfasilitasi terkait PT Petro Energi Utama Weriagar. Tapi karena Bupati mendukung ya sudah, kita tau saja beliau ini adalah tentara yang diperbantukan oleh Pertamina untuk membantu proses perizinan itu,” kata Frans Awak.

Aditya diduga melakukan aksi penipuannya dengan memakai atribut tentara berpangkat mayor untuk meyakinkan pejabat di Teluk Bintuni. Selain itu pelaku juga memanfaatkan foto momen pertemuan dirinya dengan sejumlah pejabat, untuk mendapatkan uang dari pihak perusahaan.

Baca juga:  Pawai Obor Takbir Iduladha di Babo, Wabup Bintuni: Ini Syiar dan Doa untuk Semua

Bukan hanya sekda, kepala Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Teluk Bintuni Jefry Papilaya juga mengaku sempat tertipu dengan pelaku.

Kepada wartawan Jefry Mengaku, pelaku pernah ke kantornya untuk membicarakan izin perusahaan PT PEUW.

“Saya juga tidak menyangka, karena selama ini dia juga jalan dengan Dandim, masa kita tidak percaya kan tra mungkin orang mau tipu,” kata Jefry.

Baca juga:  Gaji 3.230 ASN Pemkab Bintuni Nunggak, DPRD: Pengelolaan Keuangan Jelek

Jefry menuturkan, selama ini memang pelaku juga mengurus izin PT PEUW bersama dengan SKK Migas.

Ketika ditanya apakah pernah diminta sejumlah uang, Jefry mengatakan tidak pernah. Selain hanya hubungan terkait dengan izin perusahaan Minyak PT PEUW di Weriagar.

Tak hanya di kalangan pejabat, pelaku juga dikenal oleh kalangan wartawan di Teluk Bintuni, dan sering mendampingi sejumlah pejabat dalam sejumlah momen seremonial pemerintah. (LP2/red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

Kurasi Sastra Lisan 7 Suku, Wabup Bintuni Minta Segera Dibukukan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta sastra lisan...

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat...

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...