Alami Infeksi Paru, Pria Lansia di Manokwari Ini Bersyukur Berobat Pakai JKN

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia di Manokwari, Papua Barat, mengaku terbantu dengan layanan BPJS Kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan infeksi paru. Program JKN disebut meringankan biaya pelayanan kesehatan dari tingkat pertama hingga rumah sakit.

Lansia tersebut bernama Kristofer Awom (63) yang terdaftar sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Dia mengaku telah menjadi peserta aktif program JKN selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga:  Polisi Tangkap 1 Tersangka Pencuri Motor di Manokwari, 1 Buron

“Seiring bertambahnya usia, memiliki jaminan perlindungan kesehatan menjadi sangat penting. Dengan adanya jaminan kesehatan, ketika sakit kita tidak perlu lagi khawatir, terutama terkait biaya pelayanan kesehatan,” ujarnya Minggu,(15/3/2026)

Kristofer mengatakan keluhan kesehatannya bermula dari sesak napas yang disertai nyeri pada bagian dada. Awalnya dia tidak terlalu menghiraukan kondisi tersebut karena rasa sakit yang dirasakan masih tergolong ringan.

“Saat itu saya merasakan kesulitan bernapas hingga dada terasa berat, disertai rasa sakit di seluruh tubuh. Karena nyeri di dada tidak kunjung mereda, saya akhirnya memeriksakan diri ke puskesmas,” katanya.

Baca juga:  Warga Manokwari Operasi Usus Buntu Gratis, Semua Ditanggung JKN

Setelah menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, Kristofer kemudian dirujuk ke rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ia didiagnosis mengalami infeksi pada paru-paru.

Selama menjalani proses pengobatan menggunakan JKN, Kristofer mengaku tidak pernah dipungut biaya tambahan. Dia juga menyebut obat yang diresepkan dokter selalu tersedia di fasilitas kesehatan.

“Selama saya berobat, tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN. Semua dilayani dengan baik,” tuturnya.

Baca juga:  Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

Menurut Kristofer, kehadiran program JKN sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Program tersebut dinilai meringankan beban biaya berobat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya berharap seluruh masyarakat di Papua Barat dapat merasakan manfaat program JKN hingga generasi berikutnya. Jangan ragu untuk berobat menggunakan BPJS Kesehatan, karena saya sendiri merasakan langsung manfaatnya,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Pencarian Yanto Idorway Berlanjut, Diawali dengan Prosesi Adat

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Memasuki hari keempat operasi pencarian terhadap korban hanyut di Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan...

More like this

34 Calon Paskibraka Manokwari Mulai Digembleng Jelang HUT Ke-81 RI

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk bertugas pada...

Pembukaan Selubung Nama IIHTP Jadi Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari resmi memasuki babak baru dengan pembukaan selubung...

STIH Manokwari Resmi Bertransformasi Menjadi IHTP, Filep Wamafma Dilantik sebagai Rektor

MANOKWARI, Linkpapua.id – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari resmi bertransformasi menjadi Institut Ilmu...