Asisten III Mansel Soroti ASN Malas Apel: Harus Dimulai dari Eselon II

Published on

MANSEL, linkpapua.com- Asisten III Sekretariat Daerah Manokwari Selatan (Mansel) Eli DK Sembor menyoroti rendahnya tingkat kehadiran ASN dalam apel pagi dan sore. Eli menyebut, perilaku tak disiplin ini memberi pengaruh kurang baik terhadap kinerja OPD.

Hal tersebut, disampaikan Eli saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati Mansel, Jumat (15/3/2024). Eli mengaku telah menerima laporan soal banyaknya OPD yang absen dalam apel pagi dan sore.

Baca juga:  Mansel Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Potensi Gempa Bumi dan Tsunami

“Apel pagi dan sore merupakan syarat mutlak tidak bisa diganggu karena merupakan suatu kewajiban bagi aparatur sipil negara dan tenaga honorer, surat edaran sudah jelas baik untuk tenaga kontrak begitupun dengan ASN terkait penegakan disiplin,” katanya.

Eli meminta para pegawai di lingkup Pemkab Mansel dapat bekerja sesuai tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Serta tidak bosan dengan kedisiplinan.

Baca juga:  Kapolres Mansel-Dandim 1808 Pantau Ibadah Misa Natal: Situasi Kondusif

“Setiap kali kita diberikan teguran dan motivasi sebagai tenaga honorer atau staf tentu itu merupakan pelajaran dan bekal untuk Bapak dan Ibu ke depan. Karena suatu saat dipercayakan menduduki suatu jabatan sudah siap. Siap secara kualitas dan juga disiplin,” ujarnya.

Ia mengatakan, apel pagi dan sore juga merupakan sarana untuk menyampaikan informasi dan arahan dari pimpinan kepada seluruh pegawai. Karena itu setiap pegawai harus hadir.

Baca juga:  Launching SMA N 4 Manokwari, Hermus : Ini Jawaban Aspirasi Masyarakat

“Mari kita bersama-sama mulai dari pimpinan eselon dua, tiga dan empat hingga staf. Mari kita bentuk tim kerja dalam organisasi dipercayakan kepada kita dengan baik. Karena kita sama-sama saling membutuhkan sebagai satu tim kerja. Agar hasil kinerja kita dapat dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. (LP11/red)

Latest articles

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret 2026. Mayoritas penduduk miskin tersebut berada di wilayah perdesaan dengan...

More like this

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...

Festival PAUD Kreatif Manokwari Tanamkan Semangat Kemerdekaan dan Karakter Anak Sejak Dini

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, pada Festival PAUD Kreatif yang...

Satpol PP dan Damkar Mansel Imbau Warga Tak Bakar Lahan Usai 9 Titik Kebakaran

MANSEL, LinkPapua.id - Satpol PP dan Damkar Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mengimbau masyarakat...