Bawaslu PB: Gesekan di Pilkada 2024 Bakal Lebih Serius Dibanding Pilpres

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Papua Barat mengakui, potensi gesekan di Pilkada 2024 akan lebih serius dibanding pada Pilpres lalu. Karena itu, Bawaslu akan bekerja lebih ekstra menghadapi kemungkinan itu.

Hal ini disampaikan pada rapat evaluasi pelaksanaan dan pengawasan Pemilu yang dilaksanakan di Swiss-belhotel Manokwari, Senin (19/8/2024). Rapat dihadiri seluruh komisioner Bawaslu se-Papua Barat.

Ketua Bawaslu Papua Barat Elias Edie mengatakan, kegiatan evaluasi ini bertujuan mengidentifikasi persoalan yang dihadapi pada Pemilu lalu. Diharapkan, dengan evaluasi akan ada perbaikan menghadapi Pilkada 2024.

Baca juga:  118 Casis Asal Polres Manokwari Diingatkan Jaga Kondisi

“Dari evaluasi ini kita dapat memperbaiki kekurangan kita dalam Pemilu kemarin sehingga dalam pilkada yang akan datang tidak terjadi lagi,” ujar Elias.

Elias berharap, ketua Bawaslu kabupaten dapat melaporkan dengan jujur semua kendala yang dihadapi. Sehingga evaluasi dapat secara komprehensif dilakukan.

“Lebih baik kita melaporkan kekurangan kita untuk diperbaiki bersama daripada kita tutupi sehingga tidak ada perbaikan maka kekurangan ini akan terbawa terus,” terang Elias.

Baca juga:  Rumah Dinas Gubernur Papua Barat Direnovasi, Perabotan Rumah Tangga Hilang

Elias juga menuturkan bahwa pada pilkada mendatang gesekan akan lebih terasa jika dibandingkan dengan Pemilu 14 Februari yang lalu.

“Pada pemilu yang lalu yang kita urus calon untuk Presiden RI dan Wakil Presiden RI yang tempatnya di Jakarta. Tetapi, pilkada ini kita akan mengurus dan mengawasi pemilihan untuk kepala daerah di daerah kita masing-masing. Tentunya ini harus lebih kerja keras lagi,” kata dia.

Kepala Bidang Administrasi sekaligus ketua panitia David Wabia melaporkan bahwa tujuan utama evaluasi ini yaitu guna mengetahui bagaimana fokus pengawasan yang dilakukan Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten pada tahapan pelaksanaan Pemilu. Evaluasi ini juga untuk mengetahui kendala dan hambatan Pemilu 2024 yang dialami oleh divisi sumber daya manusia dan organisasi.

Baca juga:  Bea Cukai Manokwari Temukan 5 Kontainer Miras, Malam ini Didrop ke Bintuni

“Dalam evaluasi ini perlunya ada masukan saran dan pendapat guna memperbaiki kekurangan baik dalam kinerja SDM dan organisasi. Evaluasi juga menjadi wadah menyatukan pendapat Bawaslu kabupaten dan Bawaslu provinsi,” ujar David.(LP14/Red)

Latest articles

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai membahas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon...

More like this

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai...

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja Sama Edukasi

JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui...

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal Sekretariat

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia...