Bentuk Dinas Damkar, Kabiro Organisasi Setda Papua Barat: Harus Ubah Ranperdasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan pembahasan Ranperdasi tentang kelembagaan beserta 20 Ranperdasi dan Ranperdasus.

Namun, dalam pembahasan Ranperdasi kelembagaan tersebut tidak dibahas kaitan dengan dinas pemadam kebakaran (damkar).

Kepala Biro (Kabiro) Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, Supriatna Djalimun, mengatakan bahwa sesuai Permendagri 12 Tahun 2020, bisa dibentuk. Namun, penyusunan Ranperdasi saat ini tengah dibahas di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga:  PWI Papua Barat Siap Tampil di Porwanas Kalsel

“Kondisi saat ini Ranperdasi sudah dibahas. Jadi, kalau mau diubah lagi harus ada perubahan Ranperdasi dan perubahan minimal dua tahun. Kami dari Biro juga telah berikan telaahan kepada Gubernur (Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw),” kata Supriatna yang dikonfirmasi wartawan, Senin (12/9/2022),

Menurut dia, provinsi bisa membentuk dinas damkar sendiri. Namun, hanya sebatas memfasilitasi, melakukan pembinaan sumber daya manusia (SDM), hingga membuat peta wilayah kebakaran.

Baca juga:  Vokal Grup Papua Barat Yakin Raih Hasil Terbaik di Pesparawi Nasional XIV

“Kalau sampai terjadi kebakaran bisa difokuskan di kabupaten, nanti provinsi hanya mem-back up. Sehingga harusnya kabupaten yang harus diperkuat pemadam kebakaran,” paparnya.

Apalagi, lanjutnya, saat ini jabatan Gubernur Papua Barat hanya diisi penjabat sehingga jika ingin melakukan pembenahan terhadap kelembagaan harus ada izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Baca juga:  Papua Barat Punya 1.052 Posyandu, Bisa Lebih Cepat Atasi Stunting-Kemiskinan Ekstrem

Dia mengungkapkan, untuk saat ini dinas yang berada di Papua Barat sudah memenuhi 32 unsur pemerintahan.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, menginginkan adanya dinas damkar sendiri di provinsi. Pasalnya, saat terjadi kebakaran banyak harta benda yang tidak bisa diselamatkan. (LP9/Red)

Latest articles

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan infeksi kulit tanpa terbebani...

More like this

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani Biaya Pengobatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan...

Papua Barat Loloskan 2 Kategori ke Grand Prix, Pelatih: Bukti Paduan Suara Papua Mampu Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meloloskan dua kategori ke babak grand prix Pesta...

Grand Prix Pesparawi Nasional XIV Hadirkan Duel Kontingen Terbaik, Papua Barat Siap Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Babak grand prix untuk pertama kalinya digelar pada Pesta Paduan Suara...