Berbahaya! Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi ke Media Sosial

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com- Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Komisaris Besar Adam Erwindi mengingatkan masyarakat untuk tidak mengunggah sertifikat vaksin Covid – 19 ke akun media sosial.

“Jangan unggah sertifikat vaksin ke Media Sosial karena itu bersifat pribadi. Lindungi data diri anda dengan tidak mengunggahnya ke media sosial,” kata Erwindi dalam kutipan resminya yang diterima Linkpapua.com, Kamis (8/7/2021).

Baca juga:  Gelar Diseminasi Moneter-Fiskal, BI Papua Barat Sampaikan Sejumlah Rekomendasi

Erwindi melanjutkan, bahwa tidak sedikit masyarakat Indonesia yang telah divaksin mendapatkan sertifikat dalam bentuk digital maupun fisik. Sayang, tak sedikit pula yang menyebarkan sertifikat itu ke akun media sosialnya.

Unggahan ke akun media sosial adalah bersifat publik (umum) sehingga rentan terhadap pencurian data yang dapat disalah gunakan. Sebab, sertifikat vaksin Covid – 19 tertera kode batang atau Kode Quick Response (QR Code) yang berisi data pribadi.

Baca juga:  DPR Papua Barat Rombak AKD, Ini Komposisi Lengkapnya

“Sertifikat Covid – 19 memuat QR Code yang berisi data pribadi. Kode itu dapat diuraikan dengan cepat dan tepat sehingga pemilik kode wajib menjaga kerahasiaannya, tidak boleh tersebar,” ujar Erwindi.

Selain Polda Papua Barat, kata Erwindi, Mabes Polri pun melarang keras warga yang sudah disuntik vaksin covid – 19 mengupload sertifikat vaksin ke media sosial, dengan alasan yang sama, yakni pencurian data pribadi untuk aksi kriminal.

Baca juga:  Rangkaian HUT ke 80 Republik Indonesia, Polres Fakfak Hadirkan Gerakan Pangan Murah dan Pengobatan Gratis

“Jangan pernah mengunggah sertifikat digital vaksin Covid – 19. Bisa saja data pribadi kamu digunakan untuk hal-hal negatif atau kriminal oleh oknum tak bertanggungjawab,” kata Erwindi.(LP7/Red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...

PI 10 Persen Tak Kunjung Cair, Gubernur Papua Barat Desak Pemerintah Pusat Percepat Hak Migas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendesak pemerintah pusat mempercepat realisasi participating...

Waktu Makin Sempit, Wagub Papua Barat Minta OPD Gercep Tindak Lanjuti Perubahan APBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta organisasi perangkat daerah...