Bintuni Masuk Program 3 Juta Rumah, Bupati Yohanis Dukung Penuh

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, masuk dalam program 3 juta rumah dari pemerintah pusat. Bupati Yohanis Manibuy menegaskan dukungan penuh agar program ini berjalan maksimal untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan Yohanis saat audiensi dengan Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Pemukiman (BP3KP) Papua II di Gedung Sasana Karya, Distrik Manimeri, Senin (15/9/2025). Dia menyebut perumahan adalah kebutuhan dasar strategis.

“Perumahan bukan hanya indikator pembangunan daerah, tetapi juga cerminan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Pemkab Teluk Bintuni berkomitmen penuh mendukung program ini, baik dari sisi regulasi, anggaran, maupun pembinaan teknis,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati Manokwari Jawab Tuntutan Aparat Kampung Soal Dana Kampung

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2024 tentang pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, telah dibentuk Pokja Perumahan dan Kawasan Pemukiman sebagai langkah teknis.

Koordinasi bersama Dirjen Perumahan juga dilakukan pada Juli 2025 lalu. Saat itu Pemkab menyerahkan dokumen usulan pembangunan rumah swadaya.

Baca juga:  Polres Mansel Luncurkan Pelayanan SIM, Mulai Aktif Pekan Depan

Yohanis menyebut sejumlah langkah strategis untuk mendukung program nasional ini. Di antaranya menyelaraskan RPJMD dengan program 3 juta rumah dan mengalokasikannya dalam APBD.

Langkah lainnya adalah identifikasi rumah tidak layak huni (RTLH). Pemkab juga mendorong pemerintah kampung mengintegrasikan pembangunan perumahan dalam APBDes melalui Musrenbang.

Selain itu, Pemkab akan menggandeng dunia usaha termasuk LNG Tangguh lewat program CSR. Monitoring dan evaluasi juga dijanjikan dilakukan dengan pelaporan transparan ke pemerintah pusat.

Baca juga:  Wakil Bupati Manokwari Dampingi Bupati Safari Ramadhan ke Ponpes Darussalam

Yohanis berharap program ini benar-benar menjawab kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program juga diharapkan selaras dengan kearifan lokal masyarakat Bintuni.

“Rumah layak huni tidak hanya memenuhi aspek fisik, tetapi juga menjadi pondasi keluarga harmonis, masyarakat produktif, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” katanya. (LP5/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Gelar Bimtek KIP, Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis KIP dan Uji Konsekuensi Informasi Yang Dikecualikan di Polda Papua Barat. Kegiatan ini diinisiasi Divisi Humas...

More like this

Polda Papua Barat Gelar Bimtek KIP, Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis KIP dan Uji Konsekuensi Informasi Yang...

Haryono MK May Pimpin Pansus LKPJ Bupati Manokwari Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk...

DPRK Manokwari Bahas Hasil Monitoring LKPJ Bupati 2025, Setiap Komisi Sampaikan Rekomendasi

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari menggelar pertemuan dengan agenda penyampaian hasil monitoring terhadap Laporan Keterangan...