MANOKWARI, LinkPapua.id – Dewan Pengurus Pusat Barisan Masyarakat Pengembangan Peningkatan Pembangunan Indonesia (DPP BMP2I) Papua Barat menyoroti maraknya judi online dan togel menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 (Nataru) di Manokwari. Organisasi ini mendesak Polres Manokwari bertindak tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami minta dan mendesak Polres Manokwari berantas miras dan togel serta judi online menjelang hari Natal 2025 dan tahun baru 2026 di Manokwari,” kata Sekretaris Umum BMP2I Papua Barat, Markus Fatem, dalam siaran persya, Minggu (21/12/2025).
Markus menilai praktik perjudian dan peredaran miras menjadi ancaman serius jelang Nataru. Dia menyebut kondisi tersebut kerap memicu gangguan kamtibmas di Manokwari.
“Akar masalah kamtibmas dan pemicu kasus-kasus pertikaian adalah miras. Untuk itu, menjelang hari raya besar natal dan tahun baru kami meminta dan mendesak Polres Manokwari dalam hal ini Bapak Kapolres agar mengambil langkah tegas dengan memberantas miras,” ujarnya.
BMP2I menyatakan dukungan kepada Polres Manokwari dalam upaya pemberantasan miras ilegal, judi togel, dan kejahatan jalanan. Dukungan itu disebut sebagai bagian dari pemajuan pembangunan berbasis masyarakat adat dan kearifan lokal di Papua Barat.
Organisasi ini juga menegaskan posisinya sebagai mitra kerja pembangunan di bidang penguatan kapasitas kelembagaan. BMP2I mendorong adanya langkah hukum yang tegas, terstruktur, dan sistematis terhadap para pemodal miras ilegal dan judi togel.
BMP2I turut meminta Polda Papua Barat memastikan penindakan dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku. Mereka berharap pernyataan tersebut ditindaklanjuti sebagai bagian dari pemajuan keamanan, hukum, dan hak asasi manusia di Manokwari. (*/red)
